DJI Phantom 4 Telah Resmi “Dilahirkan”

Semalam, DJI memperkenalkan quadcopter seri terbaru mereka: DJI Phantom 4. Dan reaksi para antusias drone begitu menggelegarnya sampai-sampai notifikasi di grup Facebook, grup BBM, grup Whatsapp, Twitter, dan Instagram pun berbunyi seakan mau ngajakin perang, :(

Anyway, what the hell is this new child?

12748175_1118465958186242_504937153_n

Lahir dengan sebutan “the world’s most advanced aerial intelligence technology”, DJI Phantom 4 menawarkan apa yang selama ini belum ada pada pendahulunya:

Jago Menghindari Rintangan

Ini mungkin adalah fitur yang paling ditunggu-tunggu oleh pengguna drone. DJI Phantom 4 dilengkapi dengan Obstacle Sensing System yang secara otomatis mendeteksi rintangan di jarak 0.7-15 meter di sekitar Phantom 4. Kemudian processor akan secara otomatis mengarahkan drone untuk menghindari rintangan-rintangan tersebut.

Fitur ini membutuhkan pencahayaan yang cukup bagi Phantom 4 untuk menganalisa dengan baik.

Tidak hanya itu, Vision Positioning System (atau sistem sonar) yang selama ini ada pada DJI Phantom 3 juga kapasitasnya ditingkatkan. Jika selama ini sonar Phantom 3 mampu mendeteksi 3 meter objek di bawah drone, sistem sonar Phantom 4 mampu mendekteksi 300% dari itu, hingga 10 meter di bawah drone.

vision_1-e0031d095b63c841289d6be1518dd485vision_2-c35d291b342d15bd16534ae65714ca78

Mau Terbang Kemana? Cukup Double Tap Aja

DJI Phantom 4 memperkenal mode terbang baru, yaitu dengan tap. Melalui liveview pada screen smartphone/tab, kita cukup melakukan double tap pada salah satu tempat yang ingin kita tuju, quadcopter akan mengenali koordinat tersebut dan seketika itu juga akan terbang ke sana. Dan, dengan bantuan Obstacle Sensing System, seharusnya terbang kemanapun (pergi-pulang) jadi sangat mudah dan tidak mengkhawatirkan, :)

Ngikut Terus Kemanapun Objek Begerak

Fitur baru lain adalah Active Track, dimana Phantom 4 mampu mengenali objek yang telah ditentukan sebelumnya dan akan terbang mengikuti objek. Lebih hebatnya lagi (kalau apa yang ada pada video promosi mereka memang benar) adalah komposisi yang tertata bagus, secara otomatis.

Kita sudah melihatnya berkali kali di film Hollywood, Point of Interest yang bergerak selalu memberikan impresi yang keren, dan sekarang kita juga bisa melakukannya tanpa susah payah.

Active Track juga memungkinkan kita mengambil gambar mengitari satu objek dengan tetap mempertahankan kamera selalu menghadap objek tersebut. Dulu ini hanya bisa dilakukan oleh pilot yang sudah handal. Sekarang kita pun bisa.

Selain itu, selama fungsi Active Track dijalankan, Obstacle Sensing juga aktif. Phantom 4 akan menentukan sendiri apakah harus tetap mengikuti objek, menghindari rintangan, atau benar-benar berhenti jika dirasa tidak aman.

li7-9761fc7bc4afeef7406a1be0d84b1b04

video-61c7745bf77126cbe21ec753d6e42f01

Fly Faster

Desain baru DJI Phantom 4, mulai dari letak baterai, posisi gimbal, dan aerodinamisnya di-setting supaya memusatkan gravitasi pada inti quadcopter. Diiringi dengan motor versi baru yang memiliki torsi lebih tinggi, memungkinkan Phantom 4 untuk terbang lebih cepat, lebih presisi, dan lebih aman. Fitur baru ini mereka sebut, “Sport Mode”.

li6-36ef6d5fe58db3f9397d4e34a30dcb88

Terbang Lebih Jauh, Terbang Lebih Lama

Dengan Lightbridge yang lebih baik, sinyal quadcopter masih mampu ditangkap oleh remote hingga di jarak 5 Km. Meski begitu, liveview yang disiarkan ke screen pun masih di kualitas yang sangat bagus, 720p.

Selain itu, sistem propulsi dan baling-baling diperbarui, begitu juga dengan baterai yang dibangun ulang oleh DJI. Plus, body yang sudah lebih streamline memungkinkan DJI Phantom 4 hemat energi hingga 25%. Artinya, kita bisa menerbangkan drone ini hingga 28 menit optimalnya.

Material Baru, Angin Pun Jadi Sahabat

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sepertinya kali ini DJI benar-benar mempertimbangkan aerodinamis. Desain body yang baru juga disertai dengan material baru (magnesium core), membuat Phantom 4 lebih kuat tanpa harus menambah berat yang signifikan.

Pada kondisi angin yang kuat, meskipun belum menghilangkan pengaruhnya secara total, paling tidak memungkin kita untuk memprediksi pergerakan drone dengan lebih baik.

aircraft_1-63cacdc686e791077e9236fff55b5f33

aircraft_3-f02f4c208b2e9db9c4cd80cdb83b86b4

Dan berikut adalah video teaser DJI Phantom 4:

 

How about that, guys?

Itu semua adalah beberapa fitur baru pada bayi kecil DJI ini. Overall, ini adalah sistem quadcopter yang benar-benar baru dari yang selama ini pernah ada. Namun masih saja ada kelemahan: Ini semua adalah info promosi, keakuratan fitur-fitur ini masih perlu dicoba secara practical.

Semakin mudah sebuah drone, maka bisa dipastikan lebih banyak yang otomatis. Pertanyaannya, bagaimana jika sistem yang sudah se-otomatis DJI Phantom 4 ini gagal fungsi? Apakah kita bisa memperbaikinya sendiri? Apakah waktu service menggangu jadwal proyek kita? Apakah ini benar-benar worth the money?

 

Anyway, DJI Phantom 4 sudah jelas merupakan game changer di dunia foto & video. Dan kalau Anda menyadarinya, fitur-fitur yang sudah kita bahas di sini belum sedikit pun menyentuh perihal kamera, resolusi, kualitas, dan format foto/video.

Kenapa?

Karena itu akan kita bahas pada artikel berikutnya, sekaligus membandingkan spesifikasi kamera DJI Phantom 4 dengan seri DJI Phantom 3 lainnya. Kita akan coba cari tahu selisih 10 juta antara DJI Phantom 4 dengan DJI Phantom 3 benar-benar layak worthy atau tidak, :)

[thrive_leads id=’37769′]

Related Post

Share Produk ini!

2 thoughts on “DJI Phantom 4 Telah Resmi “Dilahirkan””

    1. Halo, Baldin…

      Barang belum masuk Indonesia, dan nanti kalau sudah datang kemungkinan harga sekitar 23 juta rupiah, :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *