RODE Videomic Pro Plus, Layakkah Upgrade?

Jika Anda suka bermain video, entah itu video dokumentasi, short movie, atau sekedar vlog di kamar, Anda pasti tahu betapa ‘kurangnya’ mic bawaan dari kamera. Dan satu alasan itulah yang bikin RODE Videomic Pro jadi cukup dikenal banyak orang.

Sekarang, RODE bertaruh pada keinginan manusia untuk mendapatkan yang lebih —dalam kasus ini, keinginan videografer untuk mendapatkan mic-on camera yang lebih baik. RODE memproduksi versi lebih baik dari Videomic Pro, dan berharap yang mereka pertaruhkan di sini akan ramai seperti versi sebelumnya.

Tanpa pikir panjang, mari kita bahas si baru RODE Videomic Pro+ ini…

 

Apa sih yang baru?

Sebenarnya ini bukan hal yang benar-benar baru, namun masih layak dibahas yaitu: Rycote Lyre Suspension System. Mount anti getar ini sudah dikenalkan RODE di mic seri-seri sebelumnya. Mount ini ditujukan untuk mengurangi efek getaran sehingga suara yang masuk ke microphone bisa lebih stabil.

Nah, gimana dengan suspension system di Videomic Pro+?

Rycote Lyre pada Videomic Pro+ lebih kuat dan lebih mantap dibandingan Rycote pada seri microphone 1-2 jutaan keluaran RODE lainnya — yang bikin suspension systemnya kadang jatuh atau patah. Dengan upgrade terbaru ini, suspension system bisa lebih diandalkan dan suara stabil bisa dipastikan hehe.

Selain itu, sekarang kabelnya juga bisa dilepas loh (ada thread lock-nya juga lagi). Dengan begini kalau Anda butuh menggunakan boompole Anda tinggal ambil (beli dulu maksudnya) kabel yang lebih panjang, voila! Dan semuapun jadi..

 

Windscreen

Buat yang bingung gambar di atas, itu adalah daleman dari Videomic Pro+. Baik kapsul maupun windshield dari Videomic Pro+ sudah lebih baik dibandingkan versi terdahulunya. Sekarang windshield dari Pro+ ini dibuat dari bahan dasar karet yang mampu menghalangi angin dengan lebih baik, mulai dari bagian belakang hingga depan. Karena dari karet, ini juga membuat windscreen-nya pun bisa terpasang dengan lebih rapat.

Hanya saja, kalau anda punya Deadcat dari versi sebelumnya, nggak akan bisa masuk ke Pro+ ini, mengingat windscreennya sendiri emang sudah lebih panjang dibanding Videomic Pro.

 

Wadaw, lupa matiin power-nya!

Tenang, dengan Videomic Pro+, RODE sudah mengantisipasi kebiasaan-kebiasaan buruk para videografer (lupa kalau mic-nya pakai baterai). Upgrade terbaru ini juga meliputi “Automatic Power Function” . Selama mic juga disuplai daya dari kamera melalui jack 3.5mm, Videomic Pro+ akan otomatis mati ketika kabel dicabut dari kamera, atau ketika kamera dimatikan. Kemudian ketika Anda menyalakan kamera kembali, mic juga ikutan nyala dan siap untuk dipakai.

 

Gimana dengan baterai-nya?

Upgrade lainnya yang membuat Pro+ lebih mudah adalah “Battery Door”. Buka tutup baterainya kali ini jauh lebih mudah karena posisinya yang lebih mantap, plus tutup baterainya kalau pas dibuka nggak perlu sampai dilepas.

Untuk menyalakan Videomic Pro+, kita punya beberapa pilihan. RODE sudah melengkapi Pro+ dengan LB-1 Lithium-Ion Battery. Baterai ini diklaim bisa awet digunakan hingga 100 jam.  Nah untuk nge-charge baterai tipe baru ini cukup colokin micro-USB ke AC adapternya. Opsi kedua adalah bisa menggunakan kabel Micro-USB yang nancep ke powerbank. Enak kan?

Terus kalau ada apa-apa dengan baterai LB-1, Anda bisa langsung menggantinya dengan sepasang baterai AA. Dengan begini sudah bakalan nggak ada lagi masalah dengan power, ya kan?

 

Audio Setting

Di bagian belakang Videomic Pro+ ada ‘High Pass Filter’ juga untuk mengurangi suara-suara frekuensi tinggi seperti suara angin dan jalan raya. Selain itu ada Gain Control juga yang memungkinkan kita untuk mengontrol suara-suara frekuensi rendah yang sering bikin distorsi di suara hasil rekaman.

Gain control lengkap dengan setinggan -10dB dan +20dB.

Sebenarnya kontrol ini sudah digunakan oleh mic-mic keluaran RODE seri Videomic, namun yang baru dari Videomic Pro+ adalah fitur ‘Safety Channel’. Dengan menekan tombol On/Off dan dB beberapa kali, Safety Channel akan aktif. Apa itu safety channel?

Gambaran dasarnya adalah Pro+ merekam secara mono pada channel yang sesungguhnya stereo. Hanya saja dengan safety channel, satu channel merekam apa adanya, sementara satu channel lain merekam 10dB lebih rendah. Hal ini akan sangat membantu kalau Anda merekam suara dengan gaya run & gun, dimana seringkali terjadi peak yang nggak diharapkan. Dengan fitur ini, Anda nggak perlu khawatir jika rekaman suara di salah satu channel terjadi peak, karena rekaman di channel satunya akan aman-aman saja.

 

Suaranya gimana?

Seperti yang Anda dengar di video Videomic Pro+, mic ini memiliki kualitas suara lebih bagus dibanding seri Videomic Pro sebelumnya. Nggak kedengar luar biasa?

Mungkin memang peningkatan kualitas suara tidak sampai yang luar biasa juga, tapin Pro+ banyak memiliki fitur baru yang membuatnya jadi lebih multifungsi dan memungkinan mendapat suara yang lebih stabil di berbagai keadaan.

Kalau Anda sudah pernah coba Videomic Pro, pasti Pro+ dijamin akan membuat Anda lebih puas. Overall kami rasa ini adalah ‘upgrade yang layak’ mengingat berbagai kemudahan baru yang ditawarkan (baterai dan auto on/off).

Gimana? Mau coba upgrade mic on camera-nya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *