Review DJI Ronin-S Focus Motor, Aksesoris Wajib Pengguna Ronin..

Anda sudah punya DJI Ronin-S? Siap-siap dibikin ngiler sama rilisan terbaru perusahaan asal Tiongkok itu. Bukan gimbal sih tapi cukup bikin Anda mikir-mikir untuk membelinya jika makin serius menggeluti videografi.

Awal tahun lalu DJI kembali menyita perhatian dengan merilis 3 axis gimbal untuk kamera DSLR/mirrorless hingga 3,6 kg dengan ketahanan baterai 12 jam. Nah, DJI melanjutkan merilis sejumlah aksesoris yang akan memaksimalkan kinerja DJI Ronin-S.

Salah satunya yang akan kita review adalah DJI Ronin-S Focus Motor.

Sesuai namanya, aksesoris ini akan membantu Anda bisa mengontrol lensa manual jadi lebih mulus tanpa harus memutar ring fokus di lensa secara manual menggunakan tangan. Kontrol ini tanpa memerlukan internal adjustment.

Dengan memanfaatkan Ronin-S Focus Wheel, operator kamera bisa memposisikan focus motor ke ring focus untuk penyesuaian cepat selama pengambilan gambar. Anda dapat mengontrol lensa dengan mudah karena akurasinya 0,02 derajat.

 

What’s in the Box?

DJI Ronin-S Motor Focus dipacking dalam kardus putih yang berisi motor itu sendiri, kabel connector, rod mount Ronin-S, rod pendek dan panjang, empat sekrup hex dan dua 8-pitch strip focus dari karet.

Strip tersebut berguna untuk lensa yang tidak punya 8 focus gear sehingga bisa tetap menggunakan motor ini.

Sedangkan kualitas bahan DJI Ronin-S Motor Focus juga memuaskan dengan mayoritas terbuat dari metal dan sedikit yang memakai plastik. Jadi terasa solid digenggam dan dipasang pada kamera.

Setup & Balancing

Focus strip yang terbuat dari karet bisa dipotong dengan mudah sesuai dengan kebutuhan. Bahannya yang dari karet membuatnya anti selip dan cukup ketat mengikat. Cara pakai focus strip bisa dilihat pada foto di bawah ini:

Tes juga dilakukan menggunakan lensa sinematik (cine lens) Samyang/Rokinon EF 24mm, 35mm dan 50mm. Semua lensa tersebut sudah memiliki 8 pitch gear built-in (karena memang lensa manual) sehingga penggunaan motor terasa lebih leluasa.

Kabel yang disediakan menghubungkan motor ke salah satu port 12V/2A di bawah sliding plate tempat kamera “duduk”.

Jika tanpa konfigurasi lebih lanjut maka motor bisa berfungsi dengan cara: Anda dapat menarik fokus menggunakan focus-wheel yang merupakan bawaan Ronin-S. Ketika tidak dikalibrasi maka motor berhenti berputar karena programnya terhenti. Jadi tak perlu khawatir akan berputar tanpa kendali.

Tips: Anda dapat membalikkan arah fokus dengan Anda menekan dan menahan tombol kecil di sebelah LED pada thumbwheel.

Cara Kalibrasi Ronin-S Focus Motor

Sekarang soal kalibrasi yang bisa dibilang gampang-gampang susah.

Untuk Ronin-S Focus motor ini akan mudah kalibrasinya jika lensanya punya hard-stop pada focus ring. Tekan dua kali pada tombol di  thumbwheel atau motor itu sendiri dan nantinya motor akan menemukan hard-stops lalu otomatis mengkalibrasi.

Namun kalibrasi agak sedikit tricky pada lensa yang tidak punya hard-stops, misalnya tipe lensa AF yang focus by wire.Untuk mengkalibrasi, dan supaya Ronin-S tahu dimana roda bergerigi motor seharusnya berhenti memutar focus ring, kita harus menginisiasi kalibrasi otomatis dengan mengklik dua kali tombol multi fungsi pada motor atau pada thumbwheel.

Motor akan mulai memutar cincin fokus ke satu arah dan seseorang harus menghentikannya dengan tangan untuk “menipu” motor agar mengira dia kena hard-stop. Ketika itu mulai berputar ke arah sebaliknya, Anda harus menekan focus ring dan sekali lagi “menipu” motor. Tentu saja ini sulit untuk menghentikan motor seketika saat lensanya dalam posisi fokus infinity atau close-up.

Rasanya meragukan untuk bisa mengkalibrasi lensa “focus-by-wire” sampai di titik dimana hard stopnya bisa selalu sama setiap kali kita setting manual seperti tadi. Lagipula saat sedang di lapangan, videografer jarang membutuhkan range fokus yang terlalu sama dari jarak fokus terdekat sampai jarak terjauhnya.

Suara Noise Motor

Namanya peralatan elektronik biasanya mengeluarkan suara meski sangat halus, begitupun Ronin-S Motor Focus. Suaranya juga pasti masuk ke mikrofon yang dipasang di kamera. Namun jangan khawatir karena suaranya cukup silent yang tidak akan mengganggu meski perekaman memakai mic lav atau boom.

 

Size

DJI Ronin-S Motor Focus berukuran kecil namun sebenarnya cukup berat. At least, cukup untuk membebani rig lensa. Bentuknya yang tebal juga mungkin akan menimbulkan masalah jika dipasang pada lensa yang kecil.

Kesimpulan

Kamera DSLR dan mirrorless terus mengalami pembaruan teknologi autofokus yang semakin canggih, tapi di luar itu sebenarnya masih penting untuk memiliki skill mengontrol kamera secara manual. Bisa melakukan focusing secara manual akan sangat membantu di beberapa situasi.

Pastinya teruslah berlatih memakai DJI Motor Focus karena aksesoris ini bukan sulap. Semakin Anda terlatih memakainya maka hasilnya akan semakin bagus.

One thought on “Review DJI Ronin-S Focus Motor, Aksesoris Wajib Pengguna Ronin..”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *