Yuk, Mengenal White Balance Bagian II – End

Setelah kita mengenal sedikit tentang Color Temperature, kaitan antara warna dan white balance, pada artikel Bagian I, kali ini kita akan membahas beberapa hal lebih dalam hingga tuntas mengenai white balance.

What_is_white_balance_DCM125.shoot_basics.step2_

// Apa fungsi dari white balance ? //

Fungsi White Balance itu sendiri untuk membuat hal-hal berwarna putih tampak putih dalam fotografi dengan memgkompensasi pengaruh warna cahaya di bawah lingkungan pengambilan gambar. Cara kerja white balance sendiri kurang lebih sih untuk meniru cara mata memahami warna.

Alasan kenapa kamera memerlukan setting white balance adalah karena kita memotret dalam kondisi pencahayaan yang berubah-rubah. Mata telanjang kita adalah alat yang super canggih dan mampu beradaptasi (menyeimbangkan) terhadap perubahan warna cahaya, jadi kertas putih dimanapun akan tampak putih bagi kita. Namun kamera tidaklah secanggih mata, karena itu kertas putih belum tentu terlihat putih bagi kamera dalam warna pencahayaan yang berbeda.

Jadi tujuan setting white balance adalah memerintahkan kamera agar mengenali temperatur sumber cahaya yang ada. Supaya yang putih terlihat putih, merah terlihat merah dan hijau terlihat hijau, atau dengan kata lain agar kamera merekam warna obyek secara akurat dalam kondisi pencahaayan apapun.

Camera_tips_custom_white_balance_gearcraft.step2_/ Mengapa harus benda putih? /

Hal ini karena benda putihlah yang mudah untuk dijadikan acuan sekaligus mampu bereaksi terhadap perubahan warna dari sumber cahaya. Warna putih tidak mengenal kompromi, tidak ada putih muda atau putih tua, tidak ada putih kebiruan atau putih kekuningan. Warna putih akan jadi kuning bila disinari cahaya kuning, dan akan jadi biru bila disinari lampu berwarna biru. Maka itu benda putih bisa menjadi tolok ukur tepat atau tidaknya pengaturan WB kamera. Bila kamera diset dengan WB untuk temperatur warna rendah namun diberi sumber cahaya yang temperatur warnanya lebih tinggi maka hasilnya benda putih tadi akan jadi kebiruan, sebaliknya bila kamera diset dengan WB untuk temperatur warna tinggi namun diberi sumber cahaya yang temperatur warnanyaa lebih rendah maka hasilnya benda putih tadi akan jadi kekuningan (atau oranye).

color-temperature-scale
Tetapi sebaik-baik mesin tentu masih mempunyai banyak kelemahan, karena pada Skala cahaya tertentu AWB tidak bisa bekerja dengan baik.  Auto White Balance bekerja dengan baik dalam rentan 3000 sampai degan 7.000 derajat kelvin.

// Preset White Balance //

 

White_balane_presets_explained

plicanic2_fig06” Konsep dasar white balance terletak pada “mereproduksi benda putih dalam warna putih di bawah sumber cahaya apa pun”. Fungsi ini mengoreksi nada warna yang timbul ketika foto diambil di bawah sumber cahaya tertentu dengan menambahkan warna pelengkapnya (clashing colour). “

Proses White Balance pada kamera digital bisa dilakukan secara otomatis oleh kamera, istilahnya Auto White Balance (AWB), tersedia pada semua kamera digital dari kamera ponsel hingga kamera high-end. Bila hasil dari AWB tidak memuaskan kita juga bisa memilih berbagai nilai preset WB yang tersedia pada kamera digital. Pada kamera modern bahkan tersedia pilihan untuk melakukan kalibrasi secara manual.

Screen-Shot-2013-12-07-at-12.11.37-PMPilihan mode white balance tergantung dari sumber cahaya yang kita temui di lokasi pemotretan pada saat kita mengambil foto. Kamera digital sekarang sudah dilengkapi pengaturan mode white balance.

Beberapa mode yang umum terdapat pada kamera digital antara lain adalah :

auto white balance1. Auto White Balance

Auto White Balance (AWB) adalah proses internal kamera digital yang secara otomatis akan menyesuaikan terhadap temperatur warna dari sumber cahaya yang ada. Bisa dibilang dalam proses ini kamera ‘menebak’ temperatur warna dari sumber cahaya yang ada lalu melakukan kompensasi dengan pergeseran warna seperlunya sehingga warna yang dihasilkan menjadi natural.

Mode AWB ini dalam kebanyakan kasus bisa diandalkan untuk pemakaian outdoor siang dan malam hari, dengan atau tanpa lampu kilat. Seberapa baik AWB ini bisa mendapat warna putih yang natural sangat ditentukan oleh berbagai faktor seperti jenis sumber cahaya, suasana sekitar dan warna dari obyek yang difoto.

White-Balance-04

AWB akan lebih aman bila digunakan saat siang hari dan pemakaian lampu kilat, dan AWB bisa memberikan kinerja yang berbeda-beda bila menemui sumber cahaya yang temperaturnnya cukup rendah atau cukup tinggi. Bila dengan memakai AWB tidak memberikan hasil yang memuaskan, gunakan preset WB yang sudah disesuaikan dengan berbagai macam temperatur warna.

10 Daylight

2.  Daylight White Balance (5000 – 6500K)

Cahaya matahari sesungguhnya 5000K. Tapi langit biru ikut membirukan foto kita sehingga koreksi 500K perlu diberikan. Menjadi 5500K.  Di bawah bayangan (misal bayangan rumah atau pohon) itu diberi Kelvin tinggi karena yang mencahayai foto kita adalah pantulan langit biru semata, atau sangat biru.

white-balance2
( kiri dengan auto white balance – kanan dengan daylight white balance )

Cocok digunakan pada siang hari yang tidak berawan, namun kita harus berhati-hati karena temperatur warna akan terus berubah seiring perubahan waktu pada siang hari. Namun, Banyak juga fotografer yang menggunakan setting ini untuk menangkap gambar warna-warni cahaya lampu pada malam hari.

tungsten

3. Tungsten White Balance (2500-3500K)

Disimbolkan dengan ikon bohlam. Karena itu cocok digunakan saat anda memotret di ruangan dengan sumber cahaya bohlam. Preset ini cocok untuk mengkompensasi sumber cahaya seperti lampu pijar yang berwarna kekuningan dan biasanya dipakai untuk memotret indoor tanpa lampu kilat.

Tungsten 2Preset tungsten tidak akan cocok bila digunakan pada cahaya lampu halogen atau lampu model baru yang hemat energy. Setting ini sangat akurat untuk cahaya lampu pijar bohlam 60W.

shade icon4. Shade White Balance (8000-10000K)

Preset untuk menghadapi temperatur warna amat tinggi, biasanya terjadi saat berada dibawah bayangan matahari atau kondisi sangat berawan. Ketika memotret objek dalam kondisi naungan(cahaya yang terhalang oleh sebuah objek) kadangkala gambar yang dihasilkan kebiruan, nah preset ini sangat cocok untuk kondisi tersebut.

Kelvin-ShadeAWBUntitled-2resizedPreset Shade ini juga cocok digunakan pada pagi ketika sunrise dan sore ketika sunset untuk meningkatkan warna emas pada cahaya matahari.

plainicon.com-43850-128px5. Cloud White Balance (6500 – 8000K)

Disimbolkan dengan awan, gunakan saat memotret di cuaca mendung. Preset ini untuk dipakai di saat siang hari namun kondisi berawan (kadang bila memakai AWB hasilnya agak kebiruan). Preset ini bisa menghasilkan warna yang lebih hangat bila dibanding dengan preset Daylight saat dipakai di siang hari.

shade 2

cloudy WBKondisi lokasi pengambilan foto pada tempat terbuka (outdoor), tetapi pada saat pemotretan kondisinya berawan. Efek warna yang dihasilkan akan tampak pucat, maka untuk meningkatkan warna mode cloudy dapat digunakan.

104775-2006. Fluorescent white balance (4000-5000K)

Dalam bahasa Indonesia berarti berpendar yang berasal dari lampu neon. Walaupun warnanya sama dengan sinar matahari, namun kamera kadang menangapnya berwarna kehijauan, nah setting ini sangat cocok saat anda mengalami situasi tersebut.

indoorPeset yang disesuaikan dengan temperatur warna dari lampu neon. Di pasaran umumnya tersedia lampu neon dengan dua pilihan yaitu warm white dan cool daylight, dimana temperatur warna kedua jenis ini berbeda. Warm white punya temperatur rendah mendekati lampu pijar, sedang cool daylight punya temperatur warna mendekati sinar matahari di siang hari.

mixed-lighting

flash

7. Flash White Balance (5600K)

Preset yang disesuaikan dengan temperatur warna dari lampu kilat kamera. Temperatur warna ini dianggap yang paling natural, tidak kebiruan atau kekuningan.

white_balance flash

Ketika flash digunakan kamera akan otomatis mengaktifkan flash WB setting, nah jika gambar yang dihasilkan berwarna kebiruan, setting ini akan mengatasinya.

custom wb8. Custom White Balance

Terkadang saat berada disebuah ruangan yang memiliki pencahayaan yang kompleks ataupun saat berada di luar ruangan kemudian temperatur cahaya yang tidak akurat. Nah dalam keadaan ini anda bisa menggunakan custom white balance (white balance manual preset di kamera Nikon), untuk memastikan akurasi white balance anda.

Nah, Bagaimana cara melakukan setting custom (preset) white balance secara benar?, yuk ikuti langkah berikut ini:

Sebelum melakukan setting, anda membutuhkan kertas putih, baju putih maupun tembok putih, jadi carilah obyek tersebut. Kalau benda putih tidak tersedia anda bisa menggunakan benda berwarna abu-abu. Beberapa tas kamera memiliki bagian dalam abu-abu yang mendekati gray card, dan anda bisa menggunakannya.

Correct_white_balance_camera_tips_DCM139.shoot_rescue.step1_Tempatkan kertas atau benda putih/abu-abu tersebut sehingga disinari cahaya yang kompleks dimana anda akan memotret. Posisikan didepan kamera sehingga kertas mengisi seluruh frame foto.

JJC-3in1-Digital-Gray-Card-&-White-Balance

Set fokus di posisi manual focus, lalu ambil metering. Usahakan exposure yang berimbang (tidak under namun juga tidak over exposure). Lalu fotolah kertas atau obyek tersebut. Langkah selanjutnya, saya ambilkan contoh untuk kamera Canon 60D :

DSC_0053-sm

  1. Tekan tombol Menu, gunakan Main Dial untuk menuju tab kedua Shooting Menu. Gunakan Quick Control Dial untuk scroll ke kebawah ke posisi Custom White Balance, lalu tekan tombol Set.
  2. Gunakan Quick Control Dial lalu scroll ke foto yang barusan anda ambil. Tekan tombol Set lalu pilih OK.

304372.image1* Tidak semua kamera disediakan fungsi penentuan white-balance manual menggunakan custom white balance.

 

// Kesimpulan //

White Balance adalah kemampuan kamera dalam membaca/menterjemahkan warna putih berdasarkan sumber cahaya yang ada. Sumber cahaya dapat mempengaruhi kemampuan kamera dalam membaca warna putih ( biasanya oleh sensor kamera ), karena setiap sumber cahaya mempunyai suhu yang berbeda sehingga bisa mempengaruhi kamera dalam membaca warna putih.

White Balance karena berkaitan dengan warna itu sebabnya white balance termasuk salah satu point penting dalam dunia fotografi, warna sangatlah berpengaruh pada respon visual manusia. Warna juga dapat menimbulkan rangsangan emosi,sehingga masing-masing pribadi bisa mengemukakan perasaan yang berbeda-beda dalam mengomentari suatu warna.

Untuk dapat mengukur skala warna menggunakan CTC ( Correlated Color Temperatur ) dengan satuan Kelvin, Suhu warna merupakan karakteristik warna yang terlihat dari sumber cahaya,  dihitung dengan menentukan temperatur cahaya pada garis isotemperatur pada grafik kromatisitas.

Terdapat 8 Preset ( Opsi ) White Balance yaitu :

Auto White Balance
Tungsten
Daylight
Cloud
Shade
Flourescent
Flash
dan Custom White Balance

Fungsi dari White Balance sendiri bertujuan white balance memerintahkan kamera agar mengenali temperatur sumber cahaya yang ada. Supaya yang putih terlihat putih, merah terlihat merah dan hijau terlihat hijau, atau dengan kata lain agar kamera merekam warna obyek secara akurat dalam kondisi pencahaayan apapun.

Saya sangat merekomendasikan pemotretan menggunakan RAW. Salah satunya adalah karena dengan memotret RAW kita masih memiliki fleksibilitas untuk mengatur white balance di komputer/laptop kita. Memang memilih white balance yang tepat akan membantu sehingga proses pengolahan tidaklah terlalu lama. Akan tetapi mengingat LCD kamera kita tidaklah sebagus (dan tidak dikalibrasi pula) LCD yang ada di komputer / laptop, maka pemilihan white balance pasca pemotretan adalah salah satu hal yang wajar untuk dilakukan.

-end-

Pada artikel selanjutnya saya akan membahas tentang bermain-main dengan cahaya dengan Teknik Long Exposure..

Selamat Berkarya…

Banner-Kategori-Digital-Camera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *