Mengubah Lensa Biasa Menjadi Lensa Makro

Saat Anda memfokuskan sebuah lensa, semakin jauh lensa dari sensor gambar (image sensor) semakin dekat fokusnya. Tapi jarak antara lensa dan sensor terbatas, nah.. ada batasan seberapa dekat kita bisa memfokuskan lensa ke subjek foto.

Jika suatu saat anda ingin memotret makro namun tidak ingin membeli lensa khusus makro, ada beberapa skenario alternatif murah yang bisa dipakai:

1 Memasang extension tube antara lensa dan body kamera
2 Memasang filter close-up didepan lensa
3 Membalik lensa (reverse ring)

yellow-jacket_front-view-closer-tip-of-thistleFoto diatas menggunakan Lens 50mm f/1.8 + 36mm & 20mm extension tubes

Okeoke,.. Secara bertahap kita akan membahas masing-masing pilihan, namun untuk artikel ini kita fokuskan tentang penggunaan extension tube. yaap, langsung saja

// Apa sih Extension Tube itu ?? //

 

Extension tube hanyalah sebuah ring logam berbentuk silinder dan tidak memiliki elemen optik, sehingga kualitas foto tidak terpengaruh secara optik.

Extension Tube merupakan alat tambahan yang murah & efektif untuk foto macro. Prinsip dasar alat ini adalah menjauhkan jarak lensa dari kamera, sehingga bayangan obyek paling tajam jatuh pada R3, yaitu jarak antara 2f dan tak hingga (f = focal length, jarak fokus lensa). Efeknya, image yang diterima oleh sensor adalah sama atau lebih besar daripada obyek aslinya.

Dengan menambahkan extension tube diantara lensa ke badan kamera, kita bisa menambah jarak antara lensa dan sensor gambar, sehingga dapat fokus lebih dekat daripada biasanya. Dengan kemampuan ini, subjek yang difoto terlihat semakin besar.

// Seperti apa sih Extension Tube itu ? //

Extension tube ini berbentuk seperti tabung yang dalamnya bolong, tidak ada isinya. Biasanya memiliki beberapa ukuran, semakin besar/tebal tabungnya, semakin banyak ruang maka semakin besar perbesarannya. Jika ukuran extension sama dengan panjang fokal (focal length) lensa, Anda bisa mendapatkan perbesaran 1:1 seperti sebagian besar lensa makro.

extension-tube-canon-apunture

Nah, Extension tube dipasang antara body kamera dan lensa, sehingga secara efektif menambah jarak antara elemen depan lensa dan bidang sensor, yang pada akhirnya akan meningkatkan perbesaran lensa dan mengubah minimum focusing distance.

Extension tube bisa ditumpukkan untuk mendapatkan jarak yang lebih panjang. Untuk fotografi benda-benda kecil, lebih cocok mengunakan lensa dengan focal length yang panjang supaya ada jarak yang cukup antara kamera dengan subjek foto dan latar belakang lebih blur.

suyEK

Contohnya jika memakai lensa berjarak fokus 65 mm (jika memiliki lensa zoom, bisa di zoom ke 65mm), maka dengan menumpukkan ketiga tube (31+21+13mm) maka Anda akan mendapatkan perbesaran 1:1.

 

// Trus, manfaatnya apa ? //

Keuntungan utama extension tube adalah bahwa cukup dengan membeli satu kita bisa memakainya di semua lensa.

Keunggulan aksesoris ini dibandingkan dengan filter close-up atau converter adalah, kualitas foto akan tetap terjaga karena tidak ada elemen optik di dalam tabung.

Kekurangannya, memakai extension tube berarti mengurangi cahaya yang masuk ke sensor gambar. Semakin panjang, semakin banyak cahaya yang berkurang, maka itu lebih cocok digunakan di outdoor saat cuaca cerah, atau memakai bantuan tripod.

Kelemahan lainnya adalah kita tidak bisa memfokuskan lensa ke tak terhingga (yang jauh sekali). Namun jenis lensa yang paling ideal adalah lensa dengan rentang panjang focal antara 24 mm sampai dengan 90 mm, jadi kalau anda memiliki lensa kit 18-55mm atau memiliki lensa prime 50mm, mereka adalah jodoh ideal bagi extension tube.

image 3

Gambar diatas, Kiri: Diambil dengan lensa 85mm dengan extension tube 12mm. Kanan: dengan lensa 85mm yang dipasang extension tube 25mm. Lihat perbedaan efek perbesaran dari kedua extension tube yang beda 13 mm.

Canon, Nikon atau produsen kamera dan lensa lain seringkali memproduksi extension tube mereka sendiri, namun untuk pilihan yang lebih murah kita bisa membeli merek third party macam Kenko. Hal penting yang harus diperhatikan adalah pastikan bahwa koneksi elektronik antara kamera dan lensa masih tetap nyambung, karena jika tidak kompatibel maka fitur macam autofokus atau auto exposure tidak akan bekerja. Tanpa koneksi elektronik, kita juga tidak bisa mengatur aperture dari kamera (dan lensa kit atau lensa prime seringkali tidak memiliki aperture ring lensa). Jadi cek konektifitas sebelum anda membayar.

64148738.f2ogwiy7

Untuk canon anda bisa membeli Canon EF12 II dan EF25 II, masing-masing memiliki panjang ekstensi 12 mm dan 25 mm, atau anda bisa menggabungkan keduanya. Jika anda bisa mencari edisi lama kedua tube ini (EF12 dan EF 25) dalam kondisi bekas yang harganya jauh lebih murah.

Nikon menjual PK-11A, PK-12, PK-13 dan PN-11, masing-masing memiliki panjang ekstensi 8 mm, 14mm, 27,5 mm dan 52,5 mm.

Olympus membuat EX-25 untuk kamera four-third dan memiliki panjang ekstensi 25 mm.

// Lalu, belinya dimana ? //

 

Saat membeli extension tube, saran saya belilah yang memiliki fungsi TTL (through the lens) dan autofokus. Dengan demikian, kita bisa memotret dengan leluasa seperti tidak memakai extension tube. Jika tidak memiliki kedua fitur itu, kita harus memaju-mundurkan kamera sampai mendapatkan fokus dan harus mencoba-coba setting terang gelap yang pas sendiri. Pastikan aksesoris ini cocok untuk kamera masing-masing. Paling cocok kalau dipadukan dengan lensa fix seperti 40mm, 50mm.

well, jika anda menginginkan extension tube yang murah, anda bisa membeli tube merek Kenko yang membuat extension tube yang kompatibel dengan Canon, Nikon dan Sony. Di Indonesia merk Kenko banyak beredar dan dijual dalam rentang harga dari Rp. 500 ribu sampai Rp. 1,4 juta tergantung panjang ekstensi. Jauh lebih murah dibanding anda harus membeli lensa khusus makro. Jadi, selamat memotret makro tanpa harus menguras kantong.

untuk melihat harga klik link disini ( https://www.plazakamera.com/product-category/lens-accessories/extension-tube/ )

Related Post

5 thoughts on “Mengubah Lensa Biasa Menjadi Lensa Makro”

  1. sayang sekali, saya tidak memiliki extension tube untuk menjadikan lensa kamera saya mennjadi makro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *