5 Tips Bikin Foto Kece di Sosmed

Suka upload foto di Instagram? Atau suka follow akun yang feed-nya bikin ngiler dengan hasil foto yang memukau? Mungkin diantara kalian juga ada yang kepengen bisa seperti itu.

Membuat foto yang standout di belantara jagat maya hingga meraih ribuan follower loyal memang tidak mudah tapi itu bisa kalian lakukan juga kok. Yuk, simak 5 tips bikin konten foto ciamik untuk diposting di medsos kamu!

 

Framing and Composition

Namanya memotret, mau untuk dipamerkan di medsos atau disimpan pribadi, minimal tahu dasarnya. Basic memotret adalah rumus “dibagi 3”. Tidak seperti jaman kamera analog, di jaman sekarang aturan itu sudah dipermudah dengan adanya 3 garis imajiner yang otomatis muncul pada settingan kamera digital.

Lalu bagaimana rumusan itu bekerja?

Nah, anda tidak perlu meletakkan obyek foto di bagian tengah frame melulu. Obyek bisa diletakkan di tepi kanan atau kiri dari frame pembagian tiga tersebut. Teknik ini membuat orang memperhatikan foto anda lebih lama dibanding memakai kompisisi simetris.

Namun itu tidak mutlak, namanya aja juga bukan ilmu pasti yak an sob. Karena dengan lahirnya mode “foto kotak persegi: di Instagram justru meletakkan obyek tepat di tengah mampu memberikan efek menarik perhatian.

Jadi apakah aturan “Rule of Third” ini tidak berguna untuk foto Instagram?

Jawabannya: Tetap berguna

Seperti contoh foto di atas, meski persegi namun tetap dibagi tiga bagian. Justru rumus “dibagi 3” itu jadi menarik di era foto kekinian yaitu membaginya jadi bagian dasar, tengah dan background dalam sebuah kotak persegi. Kompisisi yang dinamis ini bakal ampuh menarik perhatian sekaligus memberikan kesan anda bukan amatiran. Niscaya akun anda dianggap worth it untuk di-follow.

Apalagi sekarang Instagram sudah support foto potrait dan lansdcape juga selama rasionya adalah 4:5, rumusan “Rule of Third” yang basic ini bakalan lebih fleksibel lagi penggunaannya.

 

Resolusi

Salah satu yang dianggap kesalahan terbesar di medsos adalah soal kualitas ukuran foto. File yang diunggah akhirnya jadi terlalu kecil untuk dilihat di berbagai jenis ukuran layar. Meski kini sebanyak 51 persen media yang diakses adalah perangkat mobile, tapi masih ada 42 persen orang yang mengakses media melalui desktop komputer/laptop lho.

Misalnya, mode melihat full screen di Facebook sendiri hanya memiliki lebar 400 pixel tentunya bakal nge-blur atau pecah jika dibuka di laptop yang layarnya lebih besar. Tentunya ini bikin gregetan karena kualitas konten juga sangat dipengaruhi resolusi. Foto sebagus apapun kalau resolusinya pecah jadi berkurang indahnya kan.

Untuk mengatasi itu, unggahlah minimal ukuran 1000 pixel (bentang panjang). Kalau perlu sih untuk amannya minimal panjang 2000 pixel. So, jangan lupa menyetting ukuran output sebelum jeprat-jepret ya!

 

Editing Secukupnya

Mengedit foto dulu hanya dilakukan fotografer professional, namun di era medsos sudah ada banyak sekali pilihan aplikasi filter untuk memperindah foto. Editan memang bisa membuat foto jadi memukau tapi salah-salah hasilnya justru lebay dan tampak “palsu”.

Tidak ada salahnya untuk mengedit foto namun lakukanlah secukupnya.

Lalu bagaimana caranya mengedit foto yang memukau tanpa berlebihan?

  • Seimbangkan bayangan dan highlight untuk memberikan kesan natural dan hidup. Kamera biasanya tidak bisa menyeimbangkan dua factor alam itu sehingga hasilnya terlalu terang atau terlalu gelap.
  • Naikkan vibrance sedikit, bukan saturasi, jika berniat membuat foto anda lebih berwarna. Saturasi yang berlebihan akan langsung membuat anda ketahuan sudah mengedit habis-habisan.
  • Crop (gunting) fotomu agar memenuhi rumus “dibagi 3” dan luruskan sehingga garis horisontal-nya tidak miring.

 

Berikan Cerita pada Foto

Salah satu strategi ampuh untuk sharing konten medsos adalah memahami audience anda dan apa yang mereka cari. Jika konten anda isinya selfie atau foto makan yang tujuannya untuk kepuasan pribadi maka itu bukan cara yang mujarab untuk meraup banyak follower. Tunjukkan foto-foto yang anda unggah bukan asal-asalan. Postinglah foto yang bercerita atau indah dipandang mata. Jika perlu tambahi kalimat inspirasi agar orang memperhatikan lebih lama dan membekas dalam ingatan mereka.

 

Hashtags dan Sharing

Jika anda masih bersaing dengan Instagram-mer lainnya, maka gunakanlah hashtag. Survey lah tagar apa yang paling populer atau paling dicari dan gunakanlah. Setidaknya foto anda akan masuk dalam hasil pencarian. Namun pastikan hashtag yang digunakan tidak melenceng dari tema foto.

  • Facebook

Beda dengan Instagram yang memperebutkan popularitas, maka Facebook lebih fokus di komunitas. Jika anda suka foto pemandangan maka bergabunglah dengan grup hobi tersebut untuk sharing foto dan pengalaman dengan penghobi lainnya. Ini juga ampuh untuk mempromosikan diri dengan mengajak anggota grup mengintip konten akun pribadi anda.

  • Instagram

Instagram adalah rajanya hashtag. Dengan batas maksimal 30 hashtag dalam satu postingan, maka foto anda bisa nyelito di beberapa kategori berbeda dan trending topic. Ada cara mengakali agar hashtag tidak mengganggu pemandangan postingan anda.

Alih-alih memenuhi postingan dengan 30 tagar, tempatkan itu semua di kolom komentar pertama. Nantinya itu akan hilang setelah ditimpa komentar beberapa orang.

Bagaimanapun ada 1,8 miliar foto yang diunggah di internet setiap harinya dan semuanya berusaha untuk bisa standout. Kini anda sudah siap untuk bersaing konten medsos dengan foto ciamik?

3 thoughts on “5 Tips Bikin Foto Kece di Sosmed”

  1. Artikel yang menarik. Aplikasi android apa saja yang bisa edit foto dengan mudah, gratis dan hasilnya bagus? mohon referensinya. Terima kasih

    1. Sementara ini Snapseed dan VSCO sih kak… Snapseed untuk selective editing, sementara VSCO untuk filter dan general editing… untuk pengguna IOS bisa menggunakan Lens Distortion untuk aplikasi penambah cahaya atau efek pantulan kaca…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *