Yuk mainan Steel-Wool Photography

Halooooo… hermawan disini, :D
Masih seputar Long Exposure guys,  kali ini bahas tentang Steel-wool Photography, namun sebelum bahas bagaimana dan cara motretnya. lebih dulu kenalan dengan Light Painting Photography.

/ Apa itu Light Painting ?

Light Painting adalah salah satu kreasi foto dimana kita memanfaatkan shutter speed lambat, sehingga kamera bisa merekam jejak cahaya yang kita buat dan membentuk beragam model sesuai keinginan kita.

Tujuan utama teknik foto “melukis dengan cahaya” adalah kita menerangi beberapa area atau titik pada obyek sehingga hanya hanya daerah yang diterangi tersebut yang terekam di foto. Penggunaan kreatif lain adalah untuk membentuk pola cahaya yang unik. Semua tergantung visi anda.

/ Apa itu Steel-wool Photography ?

Steel-wool adalah semacam serat besi yang biasa digunakan untuk keperluan pertukangan/ mebel. Steel-wool Photography merupakan salah satu bagian cara unik dari aplikasi Light Painting Photography dengan menggunakan steel wool untuk menjadi media / object yang akan difoto.


Nah, Steel-wool photography secara definisi adalah :

//  Pemotretan dengan teknik slow shutter dan menggunakan bahan steel wool yang dibakar, kemudian steel-wool tersebut diputar lantas percikan api akan menjadi garis cahaya yang menarik.

Steel-wool Photography termasuk dalam salah satu aplikasi teknik dari Light Painting Photography.

/ Apa saja yg diperlukan untuk Steel-wool Photography ?

Apa saja perlengkapan yang diperlukan untuk memotret :

1. Steel wool, untaian besi yang digulung rapi , bisa dibeli di ace hardware.
2. Korek api ataupun batrai untuk menyalakan steel-wool.
3. Tampar / tali sekukuran 1.5 meter sampai 2 meter.
4. Pengocok telur atau apapun yang bisa dipakai untuk mengikat steel wool sehingga tidak lepas atau berhamburan.
(Sebenarnya steel wool yang pernah saya pakai cukup mudah untuk dililitkan dan dipakai sehingga tidak lepas).
5. Tripod yang cukup kokoh.
6. Lensa wide, untuk bisa mencover area yang cukup luas.
7. Remote Shutter ( bila diperlukan ) untuk opsi bulb mode.

/ Setting Kamera

a. Tripod diperlukan tentunya untuk menjaga kamera tetap stabil saat eksekusi konsep.
b. Mode Manual dengan aperture sekitar f8-f16 tergantung kebutuhan shutter speed-nya
c. ISO terendah – umumnya iso100 atau 200.
d. Shutter speed di sesuaikan dengan exposure, saya kebanyakan menggunakan sekitar 20-25 secs pada iso200 f11.
e. White balance : tungsten – ini dibutuhkan untuk membuat langit lebih biru, tentunya memotret dengan RAW lebih disarankan supaya bisa dilakukan pengaturan lanjut nantinya.

/ TRIK

1. KONSEP , miliki konsep yang kuat dan berbeda sehingga foto mu jadi berbeda dengan foto yang sudah ada di web site.

2. AMAN – Jangan Melakukannya di rumah. Pastikan keamanan waktu melakukan pemotretan ini, jauhkan dari anak anak, rumput kering, ataupun hal hal yang bisa terbakar (bensin, elpiji, Gas). Jangan terlau dekat dengan objectnya sehingga percikan steel wool dapat mengenai kamu.

3. PROTEKSI, gunakan baju / jas hujan untuk proteksi pada waktu memutar steel wool juga topi atau helm karena kalau kena percikannya cukup terasa panas dan terbakar.

4. MEMORY , gunakan memory-card yang memiliki speed cukup cepat seperti 60-90 mbs, supaya kita dapat memotret lebih banyak karena steel wool cukup mudah habis dilalap si jago merah sekitar 10-20 detik dalam penggunaan satu steel wool.

Berikut ini adalah contoh-contoh dari steel-wool photography yg telah saya rangkum dari pencarian google image :

/ Tinjau Hasil Yang Ada Dan Buat Lagi

Sudah selesai memotret? Bagaimana hasilnya? Menarik, teratur atau amburadul? Hehehe. Jangan menyerah kalau hasil foto Steel-wool pertama kamu kurang menarik atau malah abstrak tanpa makna.

Perhatikan kembali hasil foto tadi, apa yang kurang? Apakah terlalu terang atau terlalu gelap? Jika terlalu terang bisa dikurangi shutter speednya demikian juga sebaliknya, sekali lagi perhatikan area tempat kamu memotret agar tidak terlalu banyak polusi cahaya.

Sekarang perhatikan bentuk cahaya yang ada, apakah abstrak atau sudah mulai terlihat bentuk yang kamu mau, perhalus lagi gerakan saat menggerakkan lampu atau hape kamu. Kalau mau, gunakan timer atau stopwatch agar lama setiap gerakan sama dan teratur.

Kunci utama foto Steel-wool yang bagus dan menarik adalah kreatif dan jam terbang tentunya, semakin sering kamu mencoba semakin kamu jago dalam melukis dengan cahaya nantinya.

Share
Published by
Hermawan

Recent Posts

4 Kamera Untuk Pemula Di Tahun 2019

Pentingnya kamera untuk pemula Bicara soal kamera untuk pemula, sebenarnya ini layak diperdebatkan (atau paling tidak dibahas) lebih dulu ya,…

3 weeks ago

RODE Wireless GO, Mic Wireless Versi Hemat dari RODE..

Bulan ini, RODE merilis sistem audio recording terbaru mereka, Wireless GO. Desainnya yang compact, kecil, singset ini menawarkan antarmuka tanpa…

4 months ago

3 Tips Travel Photography. Lebih Penting dari Setting Kamera!!

Yapp. Anda tidak salah. Ternyata dalam travel photography ada hal yang jauh lebih penting dari setting kamera. Lebih penting dari…

5 months ago

Autofocus vs Manual Focus, Kapan Sih Harus Makai-nya?

Bingung soal fokus? Baru kenal adanya autofocus dan manual focus? Tenang, kamu nggak sendirian kok. Kebanyakan dari kita sekarang udah…

5 months ago

6 Tips Membuat Video Drone DJI Lebih Keren dan Cinematic

Pernah nggak ngalamin, udah jauh-jauh ke tempat wisata, nerbangin drone tinggi-tinggi, terus pulang-pulang cuma dapet video aerial yang biasa-biasa aja?…

5 months ago

Daftar Kode Error Kamera Canon dan Solusinya

Pasti uring-uringan gitu ya, kalau semisal kita lagi asyik-asyiknya foto-foto, terus muncul error di LCD kamera, terus kita bingung nggak…

5 months ago