Zamannya Youtube, What To Do With It?

Youtube memang sangat menjanjikan, tiap tahun terus saja tumbuh, ya yang upload, ya yang nonton. Sudah sering sekali konten dari Youtube mampu menghebohkan channel – channel lain yang (sepertinya) lebih besar seperti TV, Koran, dan Sosial Media lainnya.

Video yang keren, yang ngawur, yang informatif, hingga video yang kelihatan jelas bohongnya, masing-masing dari kita pasti pernah membahasnya.That’s why, memahami bagaimana kita mengkonsumsi Youtube sepertinya jadi menarik.

Beruntung, beberapa waktu lalu majalah Chip sempat mengadakan poling kepada pembacanya mengenai Youtube. Dan berikut kami rangkumkan beberapa hasil poling tersebut:

youtube_256

Berdasarkan polling yang dilakukan oleh Chip Magazine pada bulan November 2015 itu, terlihat jelas bahwa mayoritas responden (dari 748 orang) ternyata sering membuka Youtube.  Paling tidak 83% dari mereka sudah meng-iya-kan, :)

Nggak heran, di Amerika Serikat peran televisi bahkan sudah tergusur oleh Youtube. Tinggal menunggu waktu, hal itu pasti juga akan dialami di Indonesia. Walau begitu, tidak semua memiliki Channel Youtube sendiri. Baru sebagian kecil yang mendedikasikan waktunya untuk membuat konten video di Youtube.

Smartphone, Perangkat Favorit Yang Digunakan Untuk Menonton Youtube

imgnew-youtube-app-will-allow-you-watch-videos-offline-mode

Sebanyak 84% responden mengaku suka menggunakan Smartphone untuk menonton Youtube, walaupun mereka sering menggunakan komputer dan laptop juga sih untuk mengakses video (66%)

The point is kombinasi antara terciptanya smartphone dan dibuatnya Youtube serasa seperti mukjiazat yang telah kita tunggu-tunggu selama ini, :)

Menonton Video Musik

1415823447095_wps_11_00UK_desktop_png

Walaupun berupa format video, ternyata nggak menghambat mereka yang ingin menikmati musik. Terbukti sebanyak 71% responden mengatakan bahwa mereka membuka Youtube untuk mendengarkan musik. Nggak heran ya, kalau di Youtube memang banyak beredar videoklip lagu dari artis terkenal, maupun pembuat musik amatir yang berbagi bakat mereka lewat Youtube.

Belajar? Dari Youtube

learning-youtube-709x381

Kebanyakan aktivitas di dalam Youtube adalah untuk belajar. Baik itu dalam bentuk riset, mencari, tips dan tutorial, sampai dengan video review. Orang zaman sekarang merasa lebih gampang belajar kalau menontonnya lewat video bergerak daripada baca artikel. Apalagi kalau mempelajari tutorial yang biasanya diberikan langkah demi langkah.

Channel Game & Komedi Jadi Unggulan

youtube-gaming-logo-970-80pewdiepie_motivational_poster_14_by_rockingpanda256-d6mhcrrKisah-Sukses-Raditya-Dika

Pewdiepie dan Raditya Dika ternyata adalah Youtubers yang paling sering ditonton oleh para responden Chip Magazine. Pewdiepie yang terkenal berkat video seputar game nya meraih angka tertinggi sebagai Youtuber yang paling sering ditonton. Raditya Dika yang piawai dalam hal Stand Up Comedy juga menjadi tontonan nomor satu bagi penonton Youtube Indonesia.

Singkat Tapi Padat

Ternyata, waktu yang dihabiskan untuk menonton Youtube rata-rata memakan waktu 5 sampai 30 menit, dan 30 menit sampai 1 jam. Itu artinya, dalam waktu dibawah 1 jam, itu adalah waktu yang ideal sebagai durasi menonton Youtube. Yang membedakan waktu penggunaan Youtube hanya pada berapa banyak video yang ditonton, terlepas dari berapa lama durasi per videonya.

So Now, What to do with it?

Dari semua bahasan ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa sebagian besar manusia di Bumi telah memiliki kebiasaan baru: ‘Menonton Youtube’. Ini adalah kesempatan besar bagi kita semua, kita bisa berbagi dengan siapapun dimanapun dan kapanpun. Probabilitas “From Zero to Hero” di masa sekarang ini jauh lebih tinggi daripada di zaman papa mama kita.

So, what are you waiting for?

Just upload some videos, man! Jika beruntung, mungkin Anda bisa mendapatkan penghasilan dari Youtube (kok bisa? akan kita bahas di artikel berikutnya). Welcome, Zamannya Youtube!!!

[thrive_leads id=’38232′]

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *