Full Review: Feiyu Summon (Menantang DJI Osmo)

Review Feiyu Summon

Sudah familiar dengan handheld stabilizer ‘kan?

Tools segenggaman tangan yang mengubah kita dari orang biasa menjadi professional videographer, secara instan. Dan sekarang adalah eranya 3-axis gimbal yang otomatis.

Diawali oleh kombinasi dari Feiyu + GoPro, kemudian dilanjutkan oleh DJI Osmo dengan berbagai macam keunggulan fiturnya (tapi dengan harga yang lumayan), can we expect something more to come?

13437439_1711052672479977_1146671004_n

 

Ya, karena Feiyu berusaha menantang sang pemimpin pasar dengan produk baru mereka: Feiyu Summon.

Unboxing Feiyu Summon

Penasaran ‘kan bagaimana packaging dan apa saja yang ada dalam box Feiyu Summon ini? Sabar, sebentar lagi akan kita buka bareng-bareng ya..

Saya rasa, tak perlu saya menjelaskan lebih detail tentang apa itu handheld stabilizer beserta manfaatnya. Jika Anda kurang jelas, coba pelajari tentang “Handheld Stabilizer dan Fungsinya Bagi Anda”

Baiknya langsung saja ya, berhubung Feiyu Summon ini juga pendatang baru di Plazakamera.com, maka ini juga kali pertama saya membukanya.

IMG_20160615_153515_HDR (1)

IMG_20160615_153436_HDR

Tibalah saatnya saya membuka box Feiyu Summon ini. Saya pertamanya mengira, isi box ini langsung mengarah ke produk seperti packaging Feiyu G4. Namun ternyata tidak, tampaknya Feiyu kali ini lebih menanamkan kesan yang cantik dalam hal kemasan Summon ini.

Ada tas hardsell kecil di dalam box Summon. Taraaang… pertama kali membukanya, packaging-nya tampak rapi. Feiyu Summon ini dihimpit dengan busa agar terlindungi dengan baik.

Seperti yang Anda lihat, terdapat tiga bagian terpisah pada Feiyu Summon ini. Adapun bagian tersebut seperti handheld, baterai, dan terakhir adalah body yang menjadi satu dengan gimbal, kamera, serta button untuk mengoperasikannya.

IMG_20160615_153837_HDR

Selain kelengkapan inti tersebut, pihak Feiyu juga menyertakan kabel USB yang digunakan untuk men-charge baterai, kartu garansi, dan buku pedoman penggunaan yang tersedia dalam dua bahasa (bahasa Ingris dan Mandarin). Ya, hanya itu yang ada dalam box.

Kesan pertama memegang Feiyu Summon ini? Hmmm… bagaimana ya? Terasa sekali bahan metalnnya yang adem ketika menyentuh telapak tangan.

Ya, itu yang mungkin membuat Feiyu Summon ini terlihat lebih kokoh dan awet. Perpaduan warna hitam dan merahnya membuat handheld stabilizer ini tampak elegan.

Oke, sekarang kita susun bagian terpisah dalam box ini menjadi satu bagian utuh!

Jual Feiyu Sommon

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memasukkan memory micro SD ke dalam Feiyu. Sejurus kemudian, masukkan pula baterai ke dalam handheld dan pasangkan ulir handheld ke body stabilizer. Selesai…

Operasikan Feiyu Summon

Bisa karena membaca! Mungkin itulah kata mutiara yang harus kita terapkan dalam segala hal, termasuk mengoperasikan Feiyu Summon ini :)

Itulah mengapa, untuk beberapa saat saya menyelami setiap petunjuk yang ada pada manual book Feiyu Summon ini.

Seperti yang saya singgung sebelumnya, pada Feiyu Summon ini, semuanya terintegrasi dengan tombol-tombol yang ada pada handheld-nya. Untuk itu, sangat penting sekali mengetahui apa saja fungsi dari tombol-tombol tersebut.

Kuncinya hanya satu, jika kita tahu setiap fungsi button pada Feiyu Summon ini, maka kita tahu bagaimana mengoperasikannya sesuai dengan kebutuhan kita. Oke, langsung saja….

Feiyu Summon Button

A. Lampu LED

Ini merupakan sebuah lampu LED yang berfungsi sebagai indikator bahwa Feiyu Summon sedang dalam mode-mode tertentu. Misalnya single flash menandakan sedang dalam mode panning, double flashes sedang dalam mode panning & titling, dan masih banyak lagi mode lain yang dapat Anda lihat melalui manual book.

B. Joystick

Kesan pertama ketika mencoba joystick-nya, sangat renyah! Mulus dan sangat ringan sekali ketika ditekan kanan-kiri-atas-bawah. Seperti fungsi umumnya, joystick ini berfungsi sebagai kendali untuk mengarahkan lensa ke berbagai sudut (pengoperasian joystick bersifat terbalik).

Bukan hanya itu saja, joystick ini juga bisa sebagai kontrol menu pada kamera. Misalnya, seperti melakukan setting pada mode kamera, playback, dan lain sebagainya.

C. Function Button

Button ini merupakan salah satu kunci kendali dari Feiyu Summon ini. Dengan satu tombol ini, Anda dapat melakukan banyak hal.

–> Tap 1X dan tahan selama 1 detik untuk Power ON
–> Tap 1X untuk beralih Panning Mode/ Lock Mode
–> Tap 2X untuk Panning and Titling Mode
–> Tap 3X untuk akses menu pada kamera
–> Tap 4X reset ulang mode titling gimbal posisi semula
–> Tap 1 X dan tahan 1 detik untuk mode standby
–> Tap 1 X dan tahan 3 detik untuk Power OFF

D. Shutter Button

Merupakan tombol shutter yang berfungsi untuk mengambil atau merekam gambar. Berikut adalah beberapa fungsi dari Shutter Button:

–> Tap 1X untuk mengambil gambar/merekam video

–> Tap 2X untuk nyalakan Lampu Flash Continue

–> Tap 3X untuk merekam gambar 360 derajat selama 10 detik

E. Switchover Button

Selain untuk mengganti mode kamera atau video, tombol ini juga berfungsi untuk menyalakan koneksi wifi (tap 1X dan tahan) agar dapat terhubung ke smartphone.

Lanjut ke Spesifikasi dan Performanya!

Sampai saat ini, tentunya Anda masih bertanya-tanya bagaimana performa keseluruhan dari Feiyu Summon ini jika dibandingkan dengan rivalnya, DJI Osmo >> Lihat review DJI Osmo

Sabarr…! Rencananya memang itu yang menjadi bahasan inti dari ulasan ini. Namun sebelum itu, yuk kita simak dahulu berbagai fitur yang dimiliki oleh Feiyu Summon ini!

Battery Type 22650
Turn on/off on: click once off:long press 3 seconds
Gimbal Working mode Single tap :Panning Mode / Lock Mode Double tap: Panning and Tilting Mode Triple tap: Access camera menu
Camera working mode Photographing: Photo Burst, continuous shooting, Scheduled picture
Shooting Shooting, Slow Motion, Timelapse
Angle range heading:360° / roll:310° /  pitch:310°
Weight 350g (without battery)
Working time 90 mins
Accessory Battery , USB
Optional accessory Wireless remote control Extension bar, Battery extender
Support Initialization;upgrade the firmware,APP control
Photo sensor  16 million pixels, 1/2.3″
Camera Lens 1/2.3″
Lens angle of vision 100°
Video resolution [email protected], [email protected], [email protected], [email protected],[email protected], [email protected], [email protected],[email protected]
image resolution 16M(4608*3456) 12M(4000*3000) 8M(3264*2448) 5M(2592*1944)
Aperture f2.64
Chip V35M
Video Sensor Adopt SONY high quality hd image sensor IMX206.
Memory card TF card ( Up to 64GB )

Setelah mengetahuinya, yuk langsung saja kita bahas performa dari Feiyu Summon ini. Sekaligus, kita bandingkan saja dengan rival beratnya, yakni DJI Osmo.

Desain & Tampilan Fisik Keseluruhan

Kita telah mengetahui bentuk fisik Feiyu Summon. Jauh sebelum itu, kita pun juga telah mengetahui bentuk dari DJI Osmo.

Melihat keduanya, apa yang kalian pikirkan?

Feiyu Summon

Feiyu Summon dan DJI Osmo

Setujukah jika saya mengatakan bahwa Feiyu Summon lebih memiliki desain yang simpel? Coba lihat gambar di atas, ketika saya menggenggam handheld keduanya, saya pribadi lebih condong memilih Feiyu.

Ya, pas dengan genggaman tangan! Berbeda dengan DJI Osmo yang mempunyai handheld berdiameter lebih besar.

Tahu ‘kan apa yang menjadi pembeda (dari segi fisik) kedua handheld stabilizer ini. Tentu, sekali lihat Feiyu Summon, maka akan terpampang nyata sebuah live view berukuran 2 inch yang menjadi satu dengan body kamera.

Sedangkan pada DJI Osmo, kita tidak menemukannya. Kita hanya akan menemukan sebuah holder smartphone pada sisi samping handheld.

Itu karena pada DJI Osmo, liveview harus menggunakan smartphone yang terkoneksi langsung dengan WiFi. Inilah poin pembeda yang paling mencolok dari Feiyu Summon dan DJI Osmo.

Lalu, bagaimana kualitas liveview keduanya? Sabar, itu akan kita bahas pada poin selanjutnya.

Kualitas Kamera

Tentu Anda sudah tidak sabar ‘kan mengetahui bagaimana kualitas kamera antara Feiyu Sommon ini dengan DJI Osmo?

Yang kita tahu lebih dulu, kamera DJI Osmo memiliki Sensor buatan Sony, lensa wide yang setara dengan lensa 35mm dan f/2.8. Dan melalui itu, DJI Osmo mampu menghasilkan rekaman video yang baik dengan kualitas 4K.

Sedangkan pada Feiyu Summon, sensor kamera yang digunakan untuk video juga berasal dari Sony. Perbedaan hanya terletak pada tipe sensor, yang menggunakan tipe IMX206 dengan spesifikasi lensa 1/2.3 (6.17 x 4.55mm) serta memiliki f/2.8. Sama, pada Summon ini juga telah mendukung untuk mengambil gambar dengan kualitas 4K.

Untuk mengambil foto, Feiyu mempunyai resolusi kamera yang lebih besar yakni 16MP. Berbeda dengan DJI Osmo dengan resolusinya yang hanya 12MP.

Namun pada Osmo, kamera dapat diarahkan manual menggunakan tangan (that’s good). Sedangkan pada Summon, semua kontrol kamera dan gimbal ada pada joystick dan function button.

Apakah dari sini Anda sudah mendapatkan jawaban mana yang mempunyai kualitas kamera lebih baik?

Hahaha, itu hanyalah spesifikasi yang terlampir pada secarik kertas di manual book keduanya. Yang penting adalah kualitasnya!

Mengingat kamera merupakan kompenen terpenting, maka saya tak bisa hanya membual dengan kata-kata saja. Saya akan memberikan hasilnya langsung!

Jual Feiyu Summon Murah

DCIM100MEDIADJI_0020.JPG

Nah, berdasarkan pengamatan Anda bagaimana kualitas hasil fotonya? Pada gambar di atas, keduanya menggunakan settingan auto. Perbedaannya hanya pada resolusi kamera yang digunakan, yakni Summon dengan 16 MP dan Osmo dengan 12 MP.

Jika saya boleh berpendapat, meskipun pada Summon memiliki resolusi kamera yang lebih besar dari pada Osmo,  namun secara kualitas ketajaman warna tidak ada perbedaan yang terlalu mencolok.

Justru yang terlalu mencolok adalah, pada DJI Osmo hasil gambar lebih wide (lebar) karena rasio foto bisa diubah-ubah. Melalui gambar tersebut, juga dapat dilihat bahwa hasil gambar pada Osmo tampaknya tidak memiliki distorsi.

Berbeda dengan Summon, meski sangat tidak kentara, sebenarnya hasil gambar pada Summon sedikit mengalami distorsi (meski Feiyu mengklaim bahwa hasil gambar tidak mengalami distorsi).

Lalu bagaimana untuk hasil videonya? Oke kita saksikan terlebih dahulu hasilnya. Pada masing-masing video di bawah, keduanya mengunakan resolusi 1080p 60fps.

Sedangkan ini adalah behind the scene pengambilan video gambar di atas…

Sudah lihat hasilnya? Apa hanya saya yang berpikiran  bahwa hasil pada DJI Osmo lebih memiliki kualitas gambar yang ciamik? Merasakah bahwa hasil video Osmo lebih memiliki warna yang lebih hidup dibandingkan dengan Summon (gambar lebih kusam)?

Memang sih, keduanya sama-sama telah mendukung untuk merekam dengan resolusi 4K. Namun untuk hasilnya, terdapat perbedaan. Mungkin, kualitas sensor pada keduanya lah yang mempengaruhi hasil gambar pada video keduanya.

Coba lihat videonya sekali lagi. Saat awal pengambilan gambar, terjadi efek flare akibat sinar matahari. Saat itu terjadi, pada Summon menunjukkan kepekaan eksposure yang cukup bagus dengan tetap konsisten menunjukkan gambar yang jelas.

Sedangkan pada Osmo, ketika menghadapi flare sempat mengalami gelap sesaat sebelum akhirnya menghasilkan gambar normal.

Untuk kualitas sound, sebenarnya saya lebih memihak pada Feiyu Summon. Mengapa begitu? Ini karena saat merekam video, kepekaan sound yang masuk pada Summon ini cukup bagus. Hasilnya pun juga terdengar cukup jelas.

Berbeda dengan DJI Osmo yang sound-nya masih terdangar samar-samar. Namun demi mendapatkan kualitas sound yang benar-benar bagus, ada baiknya agar keduanya (Feiyu maupun Osmo) menggunakan sound recorder external.

Seresponsif Apakah Gimbalnya?

Sama seperti DJI Osmo, gimbal pada Feiyu Summon ini mekanismenya tidak selalu menghadap ke depan seperti pada generasi-generasi Feiyu sebelumnya. Bahkan, panning pada Feiyu Summon ini mampu berotasi hingga 360′ (Osmo hanya 320′).

Tentunya, dengan ini akan memudahkan Anda untuk mengambil gambar dari semua sudut menggunakan bantuan joystick-nya.

Lalu, lebih smooth mana Summon ini dengan rivalnya? Coba deh perhatikan lagi hasil video sebelumnya yang diambil dari keduanya.

Merasa nggak kalau pergerakan gambar pada Summon ini sedikit bergetar? Ya, jika diperhatikan lebih dalam memang terjadi sedikit getaran pada hasil video. Hal ini berbeda dengan hasil video pada DJI Osmo yang jauh lebih smooth.

Juga, ketika mengoperasikan gimbal dengan joystick, pergerakkan gimbal pada Summon terlalu cepat. Beda dengan Osmo yang lebih pelan dan halus.

Jadi, jika mengoperasikan gimbal Summon melalui joystick, ada baiknya jempol Anda harus benar-benar siaga agar tahu kapan saatnya berhenti dan melanjutkan pergerakkan dari gimbal melalui joystick.

Live View

Memang, pada Summon telah dilengkapi dengan sebuah liveview berukuran mini. Namun, apakah Anda puas hanya dengan melihat objek bidikan foto melalui layar selebar 2 inch?

Mungkin pemikiran itulah yang akhirnya mendorong Summon untuk memberikan fitur liveview tambahan melalui smartphone yang terkoneksi langsung dengan WiFi layaknya  pada DJI Osmo.

Pada liveview melalui smartphone, terdapat perbedaan yang sangat kentara. Ya, kualitas gambar yang muncul pada liveview sangat tampak berbeda. Coba lihat:

Live view DJI Osmo

Live View Summon

Kentara sekali ‘kan? Mulanya saya berpikir bahwa ini tergantung pada kualitas smartphone yang digunakan untuk liveview. Namun, setelah secara bergantian menggunakan smartphone dengan merek dan tipe yang sama (pakai Xiaomi Redmi kala itu), eh ternyata sama saja!

Liveview melalui smartphone pada Summon kualitas gambarnya terlihat pecah. Namun jangan khawatir, hal ini tak mempengaruhi kualitas bidikan foto atau video Anda nantinya.

Satu lagi temuan yang layak untuk Anda ketahui. Pada Feiyu Summon, kita tahu bahwa ketika WiFi telah terkoneksi dengan App melalui smartphone, maka secara otomatis button controll pada Summon mati dengan sendirinya (termasuk joystick, shutter, dll).

Secara penuh, pengoperasian telah berganti ke layar liveview smartphone Anda. Ini yang menurut saya agak merepotkan. Karena bagaimanapun juga, saya akan lebih nyaman jika mengoperasikan kontrol melalui handheld secara langsung.

Screenshot_2016-06-15-16-33-50_com.feiyu.summon Screenshot_2016-06-15-16-40-24_com.feiyu.summonScreenshot_2016-06-15-16-41-43_com.feiyu.summon

Terlepas dari itu semua, melalui liveview ini Anda dapat mengakses berbagai setting untuk pilihan resolusi kamera, movie size, scheduled picture, photo brust, white balance (auto, daylight, cloudy, fluor, dll), dan mode-mode foto pada Summon.

Adapun beberapa mode foto yang terdapat pada Summon ini seperti halnya:

Single: foto biasa

Photo Brust:  mampu mengcapture banyak gambar dalam waktu singkat

Scheduled Picture: pengambilan foto dalam waktu tertentu dengan menggunakan timer

Slow Motion: memberikan efek dalam video di mana gerakkan dalam video itu jadi lebih lambat

Time Lapse: sama seperti mode interval di atas, hanya saja semua foto akan dicombine menjadi satu video

Panorama: kamera secara otomatis akan memutar 360′ atau 180′ dan membuat foto panorama dengan sangat rapi.

Terlepas dari itu semua, pada Summon ini, saya tidak menjumpai adanya setting menu untuk mode kamera. Berbeda dengan DJI Osmo yang terdapat mode kamera Auto, S, dan M dengan pengaturan ISO yang berbeda-beda.

Terlebih pada Osmo, pengguna juga memungkinkan untuk bereksplorasi  mengatur shutter speed pada angka 1/8000 hingga 30s. Sedangkan pada Summon, hanya menerapkan fungsi Auto saja.

Apps

dji goMungkin, Anda telah mengetahui bahwasanya pada DJI Osmo aplikasinya bisa Anda dapatkan dengan mudah melalui Google Play Store.

Terlebih bagi Anda yang gemar menerbangkan drone, aplikasi ini tentunya sudah akrab dengan Anda. Karena aplikasi yang dipakai oleh DJI Osmo sama halnya dengan aplikasi yang digunakan pilot ketika menerbangkan drone.

Ya, aplikasi pada Osmo ini adalah DJI GO yang kompatibel dengan Android dan IOS.

Feiyu

Sedikit berbeda, app pada Feiyu Summon ini tidak ada pada Google Play Store. Melainkan, dapat Anda peroleh melalui web feiyu-tech.com.

Berdasarkan keterangan di website resminya, aplikasi ini ditujukan untuk pengguna Android, namun tidak ada keterangan apakah IOS sudah kompatibel dengan app ini (karena saya sendiri belum mencobanya menggunakan IOS).

Untuk konektivitas, sebenarnya tidak ada yang perlu dibahas sih…

Karena begitu app ini terkoneksi dengan WiFi melalui smartphone, maka app sudah dapat bekerja dengan semestinya. Hanya saja, pada DJI Osmo kita tidak perlu menghidupkan WiFi terlebih dulu (otomatis).

Sedangkan pada Summon, kita harus menghidupkan wifi terlebih dulu dengan menekan switchover button. Tapi ini bukan menjadi masalah serius sih, hanya soal pilihan saja :)

Ketahanan Baterai

Daya tahan baterai adalah salah satu poin penting selanjutnya. Lalu, bagaimana ketahanan baterai keduanya?

Tampaknya Feiyu Summon lebih memiliki kapasitas baterai yang lebih besar daripada DJI Osmo. Dengan baterai berkapasitas 3000 mAh, Summon ini mampu bertahan hingga 180 menit lamanya (jika konsisten digunakan mengambil video 1080p 60fps).

Baterai Feiyu Summon

Lebih rendah dari DJI Osmo yang hanya mempunyai kapasitas 980 mAh dan mampu bertahan hingga 60 menit.

Namun untuk metode pengisian ulang baterai, Osmo dibekali dengan charger  dan baterai extender ketika pembelian. Sehingga, pengguna hanya harus membeli baterai tambahan untuk digunakan secara bergantian.

Hal ini berbeda dengan Feiyu Summon yang metode isi ulang baterainya menggunakan USB. Namun Anda tak perlu khawatir, karena Feiyu telah menyediakan aksesoris tambahan untuk baterai extender ini yang dijual terpisah dengan paket pembelian.

Mau Pakai Tripod, Bisa!

Selama ini yang kita tahu adalah, brand DJI (baik itu drone maupun handheld stabilizer) aksesorisnya hanya dapat menggunakan produk-produk DJI pula. Mereka tidak dapat kompatibel dengan aksesoris merek lainnya.

Termasuk, pada DJI Osmo sekalipun. Mungkin begitulah permainan marketing mereka ?

Tripod Feiyu Summon

Tapi jangan khawatir, pada Feiyu Summon Anda dapat menggunakan aksesoris dengan brand diluar Feiyu. Terutama, untuk aksesoris seperti tripod.

Tahu ‘kan jika pada bagian handheld paling bawah dan samping  pada Summon ini terdapat lubang ulir? Tujuannya ya untuk itu, menambahkan tripod atau holder smartphone pada samping Summon.

Ini dikarenakan, pada Feiyu Summon menggunakan mounting standar. Sehingga, memungkinkan bagi pengguna Summon untuk bebas memilih aksesoris guna lebih jauh bereksplorasi dengan handheld stabilizer ini.

Lalu Pilihan Terbaiknya Jatuh Pada…?

Bagaimana, berdasarkan penjelasan secara panjang lebar di atas, sudah ketemu jawabannya? Sedikit mengulang kembali, berikut adalah kelebihan dari keduanya:

Kelebihan DJI Osmo:

  • Gimbal lebih stabil
  • Hasil gambar lebih wide
  • Pada app terdapat pengaturan manual foto dan video
  • Tingkat ketajaman warna lebih baik
  • Include memory card 16GB

Feiyu Summon:

  • Desain ringan dan compact
  • Daya tahan baterai lebih tahan lama
  • Mampu panning dengan rotasi 360′
  • Harga cukup terjangkau
  • Kepekaan sound lebih bagus
  • Sudah built in LCD Screen (tanpa smartphone)
  • Kompatibel dengan ulir tripod standar dibagian bawah dan samping

Memang jika dilihat dari parameter tertentu, DJI Osmo masih saja mampu menarik hati karena kualitasnya (meskipun Osmo juga ada kekurangan). Inilah yang membuat Osmo berani bermain dengan harga yang jauh lebih tinggi (8 juta) dibanding Summon.

Namun dengan fitur dan harga yang ditawarkan (5,4 juta), saya rasa Summon sudah sangat worth it. Setidaknya dengan hadirnya Summon telah memberikan Anda sebuah pilihan handheld stabilizer. Selain Summon, mana ada handheld stabilizer dengan harga segitu yang telah include dengan kamera dan liveview-nya?

Bahkan sebelum Summon hadir, pilihan lainnya selain Osmo adalah dengan membeli Feiyu + GoPro yang jauh lebih mahal. Jadi, sebenarnya ini adalah tentang sebuah pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan budget Anda. ☺

 

Butuh Handheld Stabilizer? Feiyu Summon Rekomendasinya!

Feiyu Summon merupakan handheld stabilizer yang telah include dengan kamera serta liveview-nya. Mempunyai kamera beresolusi 14 MP dan mampu merekam video beresolusi 4K. Dapatkan penawaran menarik untuk harga termurah Feiyu Summon!

Segera Dapatkan Penawaran Feiyu Summon TERMURAH di Plazakamera.com, KLIK DISINI!

Related Post

2 thoughts on “Full Review: Feiyu Summon (Menantang DJI Osmo)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *