Mengenal Filter ND, Si Pembuat Dramatis Foto Air Terjun

nd-1

Filter adalah salah satu senjata andalan fotografer dalam menghasilkan foto yang dramatis.

Cukup memasang selembar kaca di depan lensa dan hasil foto berubah 180′.

Nah, salah satu yang umum digunakan adalah jenis CPL (Circular Polarizer) untuk menghilangkan pantulan yang sudah dibahas sebelumnya di sini. Selain itu masih ada juga jenis Neutral Density (ND). Apa bedanya ND dengan CPL?

OK, fungsi filter ND yang paling umum adalah foto air terjun yang gerakan airnya halus seperti kapas. “Itu bukanya pakai teknik Long Exposure, ya?”. Ya, fungsi filter berwarna semi transparan ini memang adalah untuk membuat foto long exposure.

nd-2

 

Cara Kerja Filter ND

Cara kerja Filter ND sendiri yaitu dengan mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke kamera, ibaratnya seperti anda memakai sunglass.

Tambahan filter ini memungkinkan kita menggunakan shutter speed yang lebih lama, yang mana merupakan inti dari teknik Long Exposure. Kenapa bisa begitu?

Ketika menggunakan shutter speed yang lebih lama, maka akan ada lebih banyak cahaya yang masuk ke lensa. Akibatnya, foto Anda akan overexposure alias terang banget. Nah, dengan membatasi jumlah cahaya yang masuk, maka sekalipun Anda menggunakan shutter speed yang sangat lama, foto Anda tidak akan overexposure.

Oh iya, selain mengurangi cahaya yang masuk, filter ND bisa menekan pergerakan obyek saat dipotret atau membuat obyek yang bergerak cepat jadi terlihat tenang dan damai.

nd-4

nd-3

nd-5

Fungsi lainnya, filter ini selain memungkinkan untuk menggunakan shutter speed lama,  juga memungkinkan memperbesar aperture.

Saat menggunakan aperture lebih besar maka anda bisa mendapatkan foto ngeblur, tapi pasti terang banget, iya kan? Kalau siang jadi nggak cocok. Makanya bisa ditambah dengan ND Filter untuk mengatasi hal itu.

 

nd-6

Nggak heran kan kalau filter ND cukup bikin fotografer kecanduan bereksperimen?

 

Filter ND seperti apa yang dibutuhkan untuk landscape?

Filter ND terdiri dari beberapa level mulai dari ND4, ND8, ND16, dst. Semua merupakan bentuk pangkat dari 2 pangkat x.

Dan tiap kelipatan menunjukkan seberapa banyak stop yang bisa diturunkan oleh ND Filter. Agak teknis ya? hehe.

Ok, poinnya adalah semakin tinggi level ND yang digunakan, maka akan semakin sedikit cahaya yang masuk, dan semakin lama shutter speed yang bisa digunakan (alias foto Anda akan lebih halus), dan semakin kecil lebar aperture yang bisa dipakai (alias blur tanpa harus mengorbankan shutter speed yang terlalu cepat).

Jenis filter ND terbaik untuk memotret pemandangan adalah paling tidak 10 stop (ND1000). Pemotretan dengan filter ini akan memaksimalkan long exposure Anda bisa sampai lebih dari 30 detik. Juga pastikan untuk menggunakan remote shutter sehingga kamera tetap tak bergerak saat memakai mode bulb.

Selain itu masih ada juga 3 stop (ND8) yang sudah bisa melembutkan pergerakan air terjun, sedangkan pemakaian yang 10 stop (ND1000) untuk melembutkan pergerakan ombak di laut.

Masih ada juga alternative 6 stop (ND64) yang ideal untuk memotret air terjun, senja dan matahari terbit di gunung maupun landscape pantai maupun gurun pasir. Kecenya lagi, 6 stop juga bagus untuk memotret di lingkungan urban perkotaan ketika anda ingin menghilangkan orang-orang dari obyek pemotretan.

nd-7

 

Peralatan Penunjang

Penggunaan filter ND bakal membuat kamera anda lebih lama dalam menjepret (shutter speed lama) sehingga jangan gunakan tangan saja. Untuk mengatasi goyangan akibat bukaan lama, anda lebih baik memakai tripod agar hasilnya tajam. Akan lebih baik lagi anda memakai remote release. Selain itu anda juga butuh filter holder untuk membuat filter terpasang aman di lensa kamera.

nd-8

 

Hal-Hal yang perlu diingat saat memakai filter ND:

  • Memotret dalam format RAW agar lebih optimal kualitasnya dan mudah diedit.
  • Gunakan mode manual agar bisa mengontrol shutter speed
  • Kencangkan tripod di tanah agar hasil pemotretan tajam.
  • Potretlah dengan ISO serendah mungkin, sekitar ISO 100, untuk menghilangkan noise di hasil foto.
  • Lindungi viewfinder agar tidak ada cahaya yang nyelonong masuk merusak hasil pemotretan.
  • Gunakan Live View untuk mengedit foto. Meski dilihat di viewfinder terlalu gelap namun biasanya malah terang saat menggunakan mode Live View.
  • Lihat hasilnya apakah perlu memakai filter ND, karena tidak selalu obyek air dan awan hasilnya malah bagus.

 

Filter ND salah satu filter yang mudah penggunaannya dan efeknya tidak bisa ditiru secara digital. So, tertarik mencoba bereksperimen menggunakan filter ND?

filter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *