LED Bisa Jadi YOUR ONLY LIGHT SOURCE, Loh!

Dengan budget yang terbatas, mudah saja bagi kebanyakan orang untuk merasa terkekang seolah kalau nggak punya peralatan lengkap kita nggak bisa memotret dengan bagus.

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, eksperimen, dan semangat njepret, kita selalu mampu menemukan cara-cara baru untuk membuat foto yang menarik. Dan kali ini kita akan coba membahas bagaimana “sepotong” LED bisa membantu kita untuk itu, bahkan ketika kamera HP yang kita gunakan.

w704

Bayangan Bermotif

Ada lampu, ada objek yang difoto, penempatan lampu yang langsung terpikir pasti diletakkan di depan objek yang difoto, iya nggak? :)

Memang paling gampangnya seperti itu sih. Tapi hasil akhir fotonya lebih sering terkesan “datar”, “plain”, “garing”. Solusi? Kita bisa gunakan sedikit variasi di sini, misalnya: kain berenda (banyak kok, ada gorden, ada taplak juga kalau perlu, hehe).

w704 (1)

Yang perlu kita lakukan dengan kain ini adalah meletakkannya di depan lampu LED, dan posisikan LED agak jauh dari subjek yang difoto. Paling cocok sih subjeknya kalau manusia, jadi bisa dapat foto seperti ini:

w704 (3)

Motif kain sebaiknya disesuaikan dengan tema yang ingin diangkat…

Focus/One Point Light

Kalau kita berkecimpung di cinematography, atau paling nggak suka nonton film lah, maka setting cahaya yang satu ini pasti sudah familiar. Setting cahaya dimana lampu LED (atau sumber cahaya lainnya) diarahkan ke satu titik saja sehingga kesan “dramatis”, “sendiri”, dan “simpati terhadap subjek” bisa didapat.

Jika menggunakan LED maka pastikan sudah dilengkapi dengan Barn Door sehingga cahaya bisa difokuskan seenaknya kita. Atau, kita bisa buat sendiri penutup (bisa dari apapun) yang penting bisa nge-fokusin si cahaya. Triknya sederhana tapi kita bisa dapat foto semacam ini:

Tangkapan layar 2016-02-13 11.45.10

suicide-squad-deadshot-crying

Sumber cahaya dari foto-foto di atas sama-sama diletakkan sejajar dengan tembok, cahaya pun juga sama-sama sedikit diarahkan ke tembok. Kalau menggunakan lampu LED sebaiknya tidak terlalu jauh dari tembok, sehingga cahaya bisa lebih fokus dan masih menyisakan area berbayang.

Kalau LED tidak ada barn door-nya atau kita tidak punya sesuatu yang bisa membatu mengatur lebar cahaya, kita bisa saja mengarahkan cahaya ke salah satu bagian saja (atas saja, bawah saja, atau samping saja) dari subjek yang difoto. Hasilnya masih cukup bagus kok. Berikut adalah hasil foto kita sendiri menggunakan handphone dengan trik di atas.

Warnai Aja…

Yup, pernah terpikir nggak, pakai LED digabung dengan mika plastik berwarna yang banyak di tempat fotocopy? Hasilnya bagus juga tuh..

07.7l2ab1gj

Cukup posisikan mika-mika berwarna ini di depan LED kita. Atur jarak mika dengan LED untuk mendapatkan intensitas warna yang diinginkan. Hasilnya, Anda bisa mendapatkan foto-foto dengan kesan seperti diskotik jika digabungkan dengan kondisi ruangan yang gelap. Detail-detail seperti tekstur wajah pun juga jadi terlihat menarik ketika di-highlight dengan warna yang berbeda.

Tangkapan layar 2016-02-15 15.01.15

Kami juga sempat memotret Xiaomi Yi Cam untuk diupload di Instagram dengan menggunakan cara ini, waktu itu kita menggunakan handphone untuk memotret dan berikut hasilnya:

_MG_9224

Sayang waktu itu kami kurang memposisikan LED dan mika lebih dekat lagi ke Yi Cam sehingga warna jadi kurang pekat. But, it works..

LED as the Background

Kemudian ada video unik ini juga oleh Monarchy Production dimana LED digunakan untuk background yang memberikan kesan seolah sedang ada di stage… Clever juga, :)

Anyway, creativity never stops… Masih banyak cara untuk menggunakan LED yang belum kita ketahui dan mungkin saja mampu menciptakan masterpiece. Mungkin jika teman-teman sekalian punya cerita-cerita lain tentang penggunaan LED bisa komen saja, lumayan belajar dari satu sama lain… :)

Belum punya LED? Wanna get one? Click here

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *