Lakukan 5 Hal Ini Maka Kamera DSLR Anda Akan Awet

Lakukan  Lima Hal Ini Maka Kamera DSLR Anda Akan AwetKamera DSLR sudah menjadi gadget harian dalam kehidupan modern saat ini. Namun, sayangnya tak semua pengguna memahami cara merawat kamera DSLR dengan benar agar terhindar dari kerusakan dan tetap awet.

Kamera memiliki komponen sensitif yang mudah rusak kalau tidak dirawat dengan benar. Bagi kamu yang baru memiliki kamera DSLR, berikut cara merawat kamera DSLR untuk pemula agar kamera kamu tetap awet dan berfungsi dengan baik

Menyimpan Kamera

Menyimpan Kamera

Cara menyimpan yang baik dan benar merupakan langkah awal dalam merawat kamera. Agar kamera tidak berjamur, kamera harus disimpan dalam suhu yang ideal ruangan. Kelembapan yang tinggi dan terus menerus tidak baik bagi kamera DSLR karena merusak kompenen elektronik serta sensor kamera. Kelembapan juga memicu timbulnya jamur-jamur yang bisa melekat pada bodi kamera dan lensa.

Jika jamur berkembang di lensa, kualitas optik bisa berkurang dan sulit membersihkannya tanpa bantuan ahlinya. Kelembapan yang ideal bagi kamera DSLR berada dikisaran 40 – 50 % RH (relative humidity, kelembapan relatif).

Jangan pernah meninggalkan kamera di bawah panas matahari langsung dalam waktu lama seperti di dalam mobil. Jauhkan kamera dari benda-benda yang memiliki medan magnet kuat. Medan magnet dapat mempengaruhi komponen di kamera.

Kalau tidak digunakan dalam waktu lama, simpan kamera DSLR pada dry box atau dry cabinet cuma harganya agak mahal, solusi murahnya pakai silica gel.

Jaga Kebersihan Lensa

Jaga Kebersihan LensaKetika akan membersihkan lensa, jangan langsung menyemprotkan cairan pembersih ke atas kaca lensa. Semprotkan dulu cairan ke lap khusus lensa, kemudian baru usapkan perlahan ke lensa. Ingat, jangan sentuh lensa dengan jari secara langsung. Gunakan perlengkapan pembersih lens seperti lens brush, lens blower, lens paper, dan kain lap halus.

Pasanglah lens hood untuk melindungi bagian depan lensa sekaligus mencegah munculnya flare pada cahaya frontal. Gunakan juga lensa cap ketika lensa sedang tidak digunakan. Pemasangan lensa cap dimaksudkan mengurangi debu pada permukaan lensa.

Jika lensa kamu sudah terlanjur kena jamur, biaya untuk membersihkan lensa cukup mahal berada dikisaran Rp 250-500 ribu bahkan bisa saja lebih tergantung dari kondisi lensa. Maka dari itu menjaga suhu kelembapan dalam ruang penyimpanan sangatlah dianjurkan agar hal tersebut tidak terjadi.

Operasikan dengan baik dan tidak kasar

Operasikan dengan baik dan tidak kasarKamera dan lensa memiliki bagian yang bergerak. Kalau ada bagian yang rusak atau macet, jangan diputar atau dibuka dengan paksa. Ketika memasang lensa ke kamera pun, harus dilakukan dengan baik, jangan kasar karena dudukan lensa harus terpasang dengan sempurna.

Lakukan pergantian lensa kamera ditempat yang kering dan tidak berdebu agar kotoran tidak masuk ke dalam bodi kamera dan juga lensa. Matikan kamera sebelum mengeluarkan baterai atau memory card. Saat Anda ingin memindahkan data dengan USB ke komputer, sebaiknya matikan juga kamera.

Jika kamera tidak lagi digunakan copot lensa, baterai dan kartu memori ketika kamera dalam keadaan off. Melepas baterai kamera DSLR berfungsi untuk menjaga agar tidak ada aliran listrik yang masuk ke dalam komponen kamera DSLR secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

Merawat baterai

Merawat baterai.jpgBaterai menjadi bagian vital pada kamera dan juga butuh perawatan. Sebaiknya tidak mencharge baterai secara berlebihan. Jika baterai penuh segera lepas dari charger. Jangan sembarangan menggulung kabel charger agar kabelnya tidak mudah rusak. Baterai lithium-ion pada baterai kamera DSLR mempunyai 500 siklus charge, jadi kalau sudah waktunya minta ganti, ya harus di ganti.

Gunakan strap kamera DSLR

Gunakan strap kamera DSLR

Gunakan strap atau tali pegangan untuk kamera. Cara pegang kamera juga tidak asal-asalan ada tekniknya, lilitkan strap di tangan senyamannya kamu atau gantungkan kamera di lehar agar kamera tidak mudah jatuh ketika disenggol orang lain secara tidak sengaja.

Terakhir, jika menemukan kerusakan pada lensa atau kamera segera hubungi teman yang ahli atau datang langsung ke servis center. Ingat, jangan sembarangan memperbaiki kamera DSLR.

Sumber: Pricebook

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *