Kenalan dengan Toy Photography: Main-Main Memotret Mainan

Serunya dunia fotografi kini semakin tidak terbatas dengan ngetrendnya medsos loh!

Tidak hanya foto travelling atau fashion OOTD yang Instagramable, penggemar action figure maupun mainan mungil juga antusias memamerkan koleksinya lewat foto-foto yang unik.

Bahkan kreatifitas mereka memotret mainan bikin menganga!

Penghobi fotografi mainan yang bisa diintip karyanya di Instagram jumlahnya pun semakin banyak. Ada nama Tatsuya Tanaka dari Jepang dengan dunia miniatur yang out of the box. Ia tak pernah kehabisan ide dalam berimajinasi menggabungkan obyek sehari-hari dengan figure super kecil.

Foto: Tanaka Tatsuya

Hrjoe Photography yang dikenal usil dengan membuat adegan kocak menggunakan figure superhero Marvell mulai dari Captain America, Thor, Iron Man hingga Black Widow. Bahkan karyanya dipuji pemeran Hulk, Mark Rufallo, dan sudah menggelar pameran sendiri.

 

Selain Hrjoe yang asli Indonesia, ada nama yang sudah jadi idola dunia foto mainan ada Felix Hernandez Rodriguez dari luar negeri yang menyulap mobil-mobilan jadi dramatis lewat imajinasinya yang total.

 

Foto: Felix Hernandez Rodriguez

Foto: Felix Hernandez Rodriguez

Bagi fans “Star Wars” mungkin familiar dengan nama Zahir Batin asal Malaysia. Ia menggeluti figure dari Star Wars dan membuat berbagai adegan dramatis yang menggelitik menggunakan Stormtrooper atau Darth Vader. Kreatifitas dan kemampuannya dalam memotret dijamin bikin ingin menirunya!

 

Mereka semua tentunya memiliki ciri khas dan teknik yang berbeda namun yang pasti sama kreatifnya. Mengeksplorasi imajinasi, layaknya anak-anak saat memainkan mainannya, memang jadi modal utama dalam menyulap mainan yang “plastik banget” bisa menjadi lebih hidup. Lingkungan sekitar dengan benda sehari-hari yang biasanya membosankan menjadi “mainan” bagi fotografer mainan. Di situlah tantangannya.

 

Foto: Steven Price

 

Tips yang harus diingat sebelum mulai memotret mainan:

Berceritalah

Setiap mainan memiliki background cerita sendiri-sendiri, entah itu action figure, boneka, superhero atau bahkan giant mecha (robot). Manfaatkan elemen itu untuk membuat tema foto. Misalnya mainan Star Wars bisa difoto bersama peralatan dapur atau figure tentara dikondisikan sedang latihan militer namun menggunakan meja kerja anda sebagai setting hanya sebagian kecil ide.

Foto: Brian McCarty

 

Buatlah mainan menjadi lebih manusiawi

Ini akan mudah kalau yang dipotret adalah action figure atau miniatur bentuk manusia namun cukup menantang kalau obyeknya mobil-mobilan atau Lego. Anda bisa mengatur posenya dan memainkan angle kamera layaknya memotret manusia. Pilihan lainnya ada juga dengan cara mengkombinasikan landscape dan mainan, misalnya menggunakan halaman rumput di depan rumah untuk memotret figure tema adventure. Pencahayaan natural dari matahari juga sangat membantu dalam membuat kesan lebih luwes.

Foto: HRJoe Photography

 

Jangan Takut Bereksperimen

Itulah keunggulan toy photography. Sebagai fotografer anda boleh menciptakan peraturan sendiri untuk memotretnya, tak ada batasan. Anda memotret mainan Ultraman bermain dengan kucing atau funko Dragon Ball menyebrangi sungai pun sah-sah saja kok. Mau mencoba bikin light box sendiri dengan bikin efek menggunakan tepung untuk memotret diecast agar dramatis juga boleh-boleh saja.

Foto: Proses pemotretan mainan oleh Felix Hernandez Rodriguez

 

Belajar dari fotografer lainnya

Dengan banyaknya social platform di jagad maya sudah menjadi ajang pamer hasil motret, begitupun dengan toy photography, jadi kenapa tidak digunakan untuk stalking?

Dengan banyak-banyak melihat hasil foto orang lain maka akan memunculkan ide tak terduga. Manfaatkan juga keramahan penghobi di forum komunitas untuk sharing pengalaman maupun diskusi. Siapa tahu menemukan teman berkolaborasi untuk membuat foto mainan yang out of the box kan.

Foto: Chris Mcveigh

 

Share

Jika sudah bereksperimen menggunakan mainan dan kamera anda maka jangan dinikmati sendirian. Mengunggahnya di akun sosmed akan memacu semangat dan kreativitas anda, apalagi jika mendapatkan banyak feedback membangun dan membuat lainnya bisa tersenyum.

 

Lalu apa gear yang ciamik untuk memotret mainan?

Untuk gear yang cocok memotret mainan, lagi-lagi ya tidak ada keharusan. Dalam menghasilkan foto berkualitas tinggi tentunya lebih baik menggunakan DSLR namun pakai kamera handphone juga bisa kok!

Pastikan kamera handphone anda bisa melakukan pemotretan makro dengan baik (tidak nge-blur dan terlihat detilnya ketika foto jarak dekat).

Terus, tidak perlu gear mahal-mahal, lighting yang jadi komponen krusial toy photography bisa menggunakan sinar matahari. Untuk pemotretan di indoor pun bisa diakali dengan memakai lampu rumah dan membuat setting studio sederhana sendiri.

Hanya saja yang jelas, kalau bisa punya tripod kecil yang bisa ditaruh di atas meja, atau bahkan bisa ditaruh tanah tanpa harus ngambil dari angle yang tinggi. (Contoh gampang: Gorillapod)

Kita nggak mau seolah kita lihat dari atas, bukan dari dunia mainan-mainan ini kan?

Anyway, berikut tips toy photography untuk indoor dan outdoor:

Indoor

Jika anda bisa memotret tanpa memakai flash di dalam ruangan maka itu sudah benar. Memotret benda dengan bahan plastik dalam jarak dekat memakai flash tentunya hasilnya akan jelek. Jadi perlengkapan memotret lainnya yang penting adalah lighting.

Untuk lighting pun bisa pakai sumber pencahayaan yang ada dalam rumah atau anda bisa membuat sendiri light box sederhana.

Sedangkan setting pemotretan di dalam rumah yang terbaik yaitu bisa menggunakan area dapur, ruang tamu, meja belajar atau kerja atau garasi.

 

Outdoor

Jika di indoor memerlukan lighting tambahan yang maha penting maka di outdoor cukup mengandalkan sinar matahari. Tentunya faktor cuaca harus dipertimbangkan sebelum memotret. Selain sinar matahari, anda juga bisa tetap menggunakan flash untuk “mengisi” area yang gelap pada obyek pemotretan atau untuk menghindari backlight. Memakai reflector juga bisa untuk menyempurnakan hasil foto.

So, udah kepo buat bereksperimen nih guys? :)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *