Fungsi Turntable Rotating Display Ini Membuat Produk Anda Tampil Wah!

Menurut saya, dalam mengelola koleksi untuk kebutuhan foto maupun videografi, kita memerlukan sebuah “meja kecil kekinian”–

–Yang bentuknya kira-kira seperti ini:

Turn-table alias Rotating Display

Yap, itulah turntable rotating display.

Siapapun pasti tidak akan menyangkal kalau turntable rotating display ini merupakan jenis meja yang lain daripada yang lain.

 

Maklum saja, adanya meja kecil yang dapat berputar sendiri ini akan membuat benda terlihat mewah dan setiap sisinya dapat terlihat dengan mudah.

Setelah melakukan browsing kesana-kemari dan menonton beberapa video di Youtube, saya menemukan ternyata “meja bundar-berputar” ini memiliki banyak fungsi yang menunjang kekuatan kompetitifnya dibandingkan meja-meja pada umumnya.

Sayang sekali, saya masih melihat banyak orang yang mengabaikan fungsi turntable rotating display ini.

Hal ini terlihat dari masih sedikitnya store yang berjualan produk lifestyle yang memakai rotating display.

 

Oleh karena itu, artikel ini akan mengupas mengenai fungsi-fungsi dari turntable rotating display. Tidak lupa juga, bagian akhir dari artikel ini akan membedakan kesan yang didapat dari adanya atau tidak adanya lampu pada turntable rotating display.

Berikut ini adalah fungsi-fungsi yang ditawarkan:

 

Penguat Citra Foto Produk

Fungsi pertama ini adalah yang paling jelas. Bagaimanapun juga, hasil foto 360 derajat pasti lebih menarik dibandingkan foto 2 dimensi dari sudut pandang yang biasa-biasa saja.

Misalnya yang terdapat pada tayangan selama detik-detik pertama ini:

 

Inilah yang tidak dapat dilakukan oleh meja-meja pada umumnya, di mana harus tangan kita sendiri yang memutarkan produk supaya seluruh isinya terlihat.

Di sini, 360 circumvolution yang dimiliki turntable rotating display ini berperan dalam membantu memutarkan produk dengan kecepatan yang menyesuaikan dengan berat produk.

Yang lebih menguntungkan lagi, kecepatan berputar berkisar di antara 60 detik per putaran, di mana kecepatan ini masih dapat ditangkap oleh mata manusia.

Contohnya adalah pada produk Fotoplus Turntable Rotating Display 25cm dari PlazaKamera.com, di mana maximum load capacity-nya adalah 80 detik/putaran untuk total berat maksimum 15 kg.

 

Saya sendiri sudah melihat contoh dari salah satu yang dijual di PlazaKamera.com, di mana objek yang sederhana (yakni mainan bebek) dapat berputar secara slowmotion dan menunjukkan point of interest si bebek sampai ke sudut-sudut yang paling detail.

Mungkin kalau si bebek divideokan dengan meja biasa yang tidak bisa berputar hanya akan tampak bagian depan atau sebagian dari sampingnya saja, sehingga citra produk mainan bebek hanya sampai pada tahapan mainan yang sudah banyak dijual.

Berhubung menggunakan turntable rotating display, jadilah mainan bebek yang memiliki citra kuat sekaligus unik dibandingkan mainan bebek serupa.

Hmmm, kalau mainan bebeknya dijual, sudah pasti kulakannya akan lebih laku

 

Peningkatan Kekuatan Kompetitif Produk Videografi

Fungsi satu ini juga tidak boleh dilewatkan. Mengingat maraknya permintaan video untuk berbagai macam produk belakangan ini, adanya turning table rotating display akan membuat videografi dari produk apapun nampak lebih menarik.

Misalnya saja, beberapa orang membutuhkan jasa videografi untuk mempromosikan barang.

Kita tahu kalau sekarang makin banyak saingan di mana-mana. Maka, di sinilah peran videografi dengan turntable rotating display dalam memberi nilai tambah, khususnya pada penampilan produk.

Untuk contoh bagaimana aksi turntable rotating display pada produk perhiasan dapat melihat pada video ini:

 

Terasa sekali kilauan perhiasannya, bukan? Ditambah dengan efek zoom pada bagian awal-awal video dan penampakan nomor serinya membuat perhiasan ini makin terlihat menawan.

Itu baru sebagian; saat ini, banyak website dan owner bisnis fashion yang juga menggunakan jasa videografer untuk membuat video produk mereka.

Selain itu,

Beberapa software untuk kebutuhan video fashion product pun dibuat untuk menggabungkan beberapa animasi foto produk sehingga semua sisinya terlihat. Berdasarkan yang saya amati di Youtube, melakukan hal ini pun terkadang tidak perlu Photoshop!

Lihat saja contoh pada produk sepatu di bawah ini, yang menggunakan teknologi software yang telah saya sebutkan di paragraf sebelumnya.

Lebih terlihat “hidup” dan dinamis, bukan?

 

Kalau dilihat pada 5 detik pertama, jelas sekali kalau poros benda (sepatu)-nya ada di tengah-tengah, bukan?

Inilah yang akan meningkatkan kekuatan kompetitif dari produk videografi yang dijual. Bayangkan kalau tidak ada turntable rotating display yang ‘menemani’, speed putaran videonya pasti tidak akan lebih teratur ataupun mendetail.

Alhasil, penjualan produk videografi pun akan meningkat, terlepas dari tujuannya maupun harganya.

 

Kedua hal di atas, yakni penguatan citra produk dan peningkatan kekuatan kompetitif produk videografi, tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi turntable rotating display.

Tentu saja, ini semua tidak lepas dari keberadaan lampu yang akan memengaruhi kesan yang ditimbulkan. Selain itu, treatment cahaya yang tepat akan semakin memperkuat daya jual suatu produk foto maupun videografi.

Karena itu, mari kita lihat uraian antara yang menggunakan lampu dengan yang tidak:

 

Yang Menggunakan Lampu

Menurut pengamatan saya di PlazaKamera.com, Fotoplus turntable rotating display dengan lampu hanya dapat digunakan untuk memamerkan produk agar terlihat “wah”.

Lihat saja contoh manekin perempuan di atas Fotoplus turntable rotating display 25 cm with lamp yang dijual oleh PlazaKamera.com ini. Sangat “wah”, bukan?

Screenshot 2017-01-18 13.23.21

Bonekanya (gambar paling kanan) terlihat “pede” dengan turntable rotating display. Gambar tengah bawah, penyetelan lampu yang akan membuat si boneka terlihat makin glamor.

 

Tentu si manekin akan semakin bersinar dan menggoda apabila ada cahaya lampu yang mengikutinya. Tentunya perlakuan cahaya akan berbeda sesuai dengan kebutuhan promosi masing-masing orang.

Yang pertama, perlu diingat semua turntable rotating display memiliki batas voltase maksimal 240V. Batas voltase ini merupakan salah satu pertimbangan di samping juga mempertimbangkan total voltase dengan perangkat elektronik lain yang terpasang di ruangan, misalnya AC.

That is, perlakuan cahaya untuk mengoperasikan turntable rotating display sesuai dengan fungsinya juga harus memperhitungkan batas penggunaan listrik.

Di samping itu, perlu juga mempertimbangkan kesan yang ingin diciptakan dari produk foto atau videografi yang hendak dipajang bersama dengan si meja turntable. Gunakan pencahayaan yang agak redup apabila ingin memberikan kesan hangat yang protektif pada produk. Sebaliknya, untuk kesan mewah, berkilauan, atau cerminan sifat terbuka, dapat menggunakan pencahayaan yang lebih terang.

 

Yang Tidak Menggunakan Lampu

Sekilas memang turntable rotating display tanpa lampu “kurang fasilitas” dibandingkan dengan yang menggunakan lampu.

Demikian juga fungsinya yang terbatas hanya pada ruangan dengan pencahayaan cukup, seperti tempat-tempat yang diterangi lampu bervoltase sedang.

Bisa dikatakan, turntable rotating display yang tidak punya lampu lebih “normal” dibandingkan yang dilengkapi dengan lampu LED.

Kendati demikian, tidak selamanya turntable rotating display tanpa lampu akan membuat produk menjadi plain. Bagaimanapun juga, turntable rotating display tetap dapat menampilkan keseluruhan sisi produk sehingga nampak lebih dinamis.

Sehingga, persoalan yang tertinggal adalah treatment cahaya dari yang tidak memakai lampu ini.

 

Menurut saya, produk yang melekat pada turntable rotating display perlu diberi pencahayaan minimal tingkat menengah. Contoh pencahayaan yang dimaksud seperti pencahayaan pada gambar ini:

untuk turntable rotating display yang tanpa lampu

Contoh kriteria pencahayaan minimal dari turntable rotating display tanpa lampu

 

Maksud dari hal ini adalah supaya pelanggan atau audience tetap dapat melihat bentuk fisik produknya. Coba bayangkan, kalau minim pencahayaan, lalu produknya tidak terlihat… Siapa yang mau closing deal?

Di saat yang sama, saya juga tidak menyarankan treatment cahaya yang terlalu tinggi. Tidak hanya boros kuota voltase setempat, tetapi juga tidak bersahabat di mata beberapa orang yang terlalu sensitif dengan cahaya.

***

Secara umum, telah terlihat bahwa turntable rotating display memiliki banyak kelebihan dibandingkan display pada umumnya.

Penguatan citra produk nampak dari struktur meja yang dapat berputar sendiri tanpa memerlukan kita yang memutarnya.

Sementara itu, peningkatan kekuatan kompetitif produk videografi dapat dilakukan dengan memberi emphasis pada detail setiap sudut dalam produk videografi.

Adanya lampu membuat produk menjadi lebih gleaming dan terkesan glamor, sementara dengan tidak adanya lampu akan membuat produk menjadi sederhana namun tetap menarik.

Untuk memperkuat citra produk dan meningkatkan kekuatan kompetitif produk videografi serta mendongkrak daya jual, perlu juga mempertimbangkan daya listrik yang hendak dipakai bersama dengan perangkat elektronik lainnya.

Redup-terangnya cahaya juga harus diperhatikan untuk menciptakan kesan yang lebih spesifik.

Selain itu, tidak disarankan untuk memberi pencahayaan yang terlalu terang, mengingat selain boros kuota listrik juga beberapa orang mungkin sensitif dengan cahaya yang terlalu terang (termasuk saya).

 

Secara umum, kita dapat mengandalkan turntable rotating display ini hampir dalam segala hal.

Tidak hanya sekedar putaran otomatisnya saja yang perlu diperhatikan, tetapi juga kegunaannya yang, apabila digunakan dengan tepat, akan mampu mendongkrak keseluruhan nilai jual produk foto maupun videografi yang hendak dipamerkan atau diperjualbelikan.

Luar biasa, bukan?

Sekedar informasi, Fotoplus turntable rotating display dijual di PlazaKamera.com dengan berbagai ukuran. Ada yang pakai lampu dan ada yang tidak. Tunggu apa lagi?

Segera beli turntable rotating display kalian, hanya di PlazaKamera.com!

turntable blog ads

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *