Bermain-main dengan Filter CPL, untuk Bikin Foto Apa Saja, Ya?

Fotografi memang menyenangkan karena semakin dikulik semakin banyak hal yang menarik untuk dipelajari, salah satunya adalah pemakaian filter. Apa sih filter itu? Apa kegunaannya dan bagaimana hasilnya?

filter

Filter adalah sebuah alat tambahan yang disematkan pada lensa kamera untuk menghasilkan efek tertentu pada hasil jepretan.

Fungsinya bermacam-macam. Secara teknis ada yang untuk meningkatkan warna, mengurangi cahaya yang terlalu terang, atau bahkan hanya melindungi kaca lensa saja.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas kegunaan salah satu filter saja, yaitu CPL (Circular Polarizer).

 

Apa Itu Filter Circular Polarizers (CPL)?

Nggak perlu bahas dari sisi fisikanya ya, fungsi CPL dikenal sebagai filter untuk menyerap cahaya, contohnya untuk mengurangi refleksi pada permukaan obyek foto.

That’s why CPL menjadi andalan fotografer alam saat memotret air. Pantulan atau refleksi di permukaan air yang sulit dihilangkan dengan editing biasanya diatasi menggunakan tambahan CPL. Selain itu, fotografer juga biasa menggunakannya untuk membuat efek langit lebih gelap sehingga awannya akan terlihat dramatis.

 

cpl-1

Kenapa filter CPL jadi andalan fotografer?

Jadi alat pengatur saturasi warna

Jawabannya, karena pantulan cahaya pada obyek lebih sering menganggu hasil akhir pemotretan.

Pantulan cahaya itu biasanya akan membuat warna asli obyeknya jadi berubah. Bisa jadi warna itu dipulihkan dengan memainkan saturasi saat proses editing namun tentunya feel-nya akan beda dengan warna asli dari alam.

Jadi pengatur kontras pada hasil foto

Kegunaan penting CPL lainnya yaitu untuk mengatur kontras. Biasanya foto yang dihasilkan tanpa CPL tidak memiliki bayangan karena tertutup refleksi/pantulan. Jadi dengan menghilangkan refleksi maka bayangan yang lebih detil bakal tampak makin jelas di hasil foto.

Bagaimanapun juga bayangan diperlukan untuk membuat foto lebih hidup dan tampak natural.

Kedua foto diambil dengan setting yang sama.

cpl-2

kiri: tanpa CPL, kanan: dengan CPL

 

CPL juga bisa untuk meningkatkan refleksi

Lho kok malah memperkuat refleksi yang dianggap sebagai gangguan?

Fotografer alam akhirnya menemukan fungsi kontradiktif ini untuk memotret permukaan air juga.

Misalnya ketika memotret danau dan tidak bermaksud mengabadikan apa yang ada di bawah permukaan air. Suatu ketika anda justru inginnya menangkap pantulan langit di permukaan airnya yang tenang, ini bisa lebih apik dengan menggunakan CPL juga.

Dalam salah satu posisi yang dimiliki CPL, refleksi memang diminimalisir sehingga cahaya lebih banyak yang bisa masuk ke dasar danau. Namun sebaliknya juga. Dengan posisi sebaliknya (membalik posisi CPL), cahaya dari dasar danau jadi berkurang sehingga pantulan makin terlihat di permukaan air. Jika kondisinya pas, anda bisa mendapatkan permukaan air tersebut jadi cermin sempurna.

cpl-3

Kapan Filter CPL tidak perlu dipakai?

Filter memang merupakan aksesoris tambahan yang tidak wajib digunakan. Sudah membahas kapan penggunaan filter polarizing, maka juga ada saat-saat lebih baik tidak menggunakannya. Disarankan mencopot filter tersebut di saat seperti berikut ini:

Refleksi cahayanya memiliki warna yang membuat tampilan obyek lebih menarik atau dramatis.

Ketika anda menginginkan tampilan basah pada obyek, misalnya memotret batu-batuan yang lebih natural saat terlihat basah.

Ketika memotret dengan cahaya sangat sedikit atau di area bayangan. Misalnya ketika senja dan langit mulai gelap menuju malam.

Memotret di malam hari. Penggunaan polarizer hanya akan semakin memperlambat shutter speed maka lepaslah. Saat malam tentunya anda lebih butuh cahaya sebanyak-banyaknya yang masuk lensa, bukan malah menguranginya.

Menginginkan adanya refleksi di permukaan air. Jika anda ingin ada refleksi tapi juga warnanya tetap bagus serta dalamnya terlihat maka anda bisa memotret dua kali (tanpa dan pakai filter) kemudian menggabungnya menggunakan Photoshop. Hasilnya akan sempurna.

Memotret pelangi.

cpl-4

cpl-5

Nah, sudah ada gambaran lebih jelas mengenai filter CPL? :)

 

Nggak hanya untuk fotografi, filter CPL pun kerap digunakan untuk videografi juga.

Anyway, ada banyak macam merk filter CPL dan dengan size berbeda-beda (disesuaikan dengan ukuran ring lensa), jadi cari yang pas dengan lensa Anda ya!

Selamat bermain CPL! :)

filter

Related Post

3 thoughts on “Bermain-main dengan Filter CPL, untuk Bikin Foto Apa Saja, Ya?”

  1. Buat yang hobi foto dan ingin belajar photografi memang wajib membeli filter cpl ini.karena harga terjangkau dan kualitas foto menjadi bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *