Belajar Lebih Dalam Tentang DJI Phantom 3 Series (Bedanya:Professional, Advanced, Standard, 4K)

COMAPRISON CHART

 

 

 

DJI Phantom 3 Professional & DJI Phantom 3 Advanced

pro-advanced

Dua unit ini adalah keluaran pertama seri Phantom 3 dari DJI. Memahami dua edisi utama ini, membuat kita lebih mudah mengerti perbedaan Phantom 3 yang satu dengan yang lain.

What’s so good about these two?

Lightbridge

Professional dan Advanced sudah menggunakan video downlink DJI Lightbridge. Fitur ini memungkinkan pilot untuk melihat “apa yang dilihat” si drone dalam HD secara live, bahkan hingga jarak 5km (koneksi yang luar biasa).

Lightbridge sendiri memberikan kenyamanan First Person View sekaligus keamanan. Jika kita jauh dari drone maka apapun yang kita lihat di remote controller (kejelasan gambar dan tidak ada delay) adalah segalanya, satu-satunya yang memberikan kepastian bahwa kita masih terhubung dengan Phantom 3.

GPS & GLONASS

Seri Pro dan Advanced juga sudah dilengkapi dua sistem satelit, GPS dan GLONASS (sistem satelit Rusia  yang mirip GPS). Apakah jauh lebih aman? Jelas. Mungkin jika situasi ideal (tidak ada gangguan transmisi), pesawat drone yang menggunakan sistem GPS dan GLONASS belum tentu lebih akurat dari yang menggunakan sistem GPS saja. Namun, jika ada kalanya banyak penghalang sinyal GPS di sekitar kita, di sanalah GLONASS akan menjadi penyelamat.

Sonar Sensor

Kemudian, sensor Sonar (ultrasonic) yang disebut Vision Positioning. Fitur ini meyakinkan kita (ketika sudah berpengalaman menerbangkan Phantom) untuk mencoba terbang di ruangan indoor. Sensor ini akan nge-scan terrain di bawah Phantom sehingga posisi dan pergerakan bisa lebih akurat ketika GPS tidak dapat menjangkau drone (flying indoor).

Phantom 3 Pro & Phantom 3 Advanced sama-sama mampu menangkap foto beresolusi 12 MP dan sama-sama mampu terbang selama 23 menit (menurut web DJI).

Perbedaan dua unit pertama Phantom 3 ini?

Resolusi Video

Phantom 3 Pro dilengkapi dengan resolusi video 4k, yang mana sudah jadi standar baru dalam videografi.

Sementara Phantom 3 Advanced mampu merekam video dengan resolusi 2.7k (sebelumnya Phantom 3 Advanced hanya mampu di Full HD/1080p saja, pastikan kalau mau beli Phantom 3 Advanced beli yang keluaran baru ya!).

Quick Charge

Di sisi lain, Phantom 3 Pro juga bersejantakan quick charge, 100w charger. Sementara Phantom 3 Advanced menggunakan 57w charger. Hal ini esensial sekali karena bisa dipastikan kita akan menggunakan DJI lebih dari 20 menit. Phantom 3 Pro menjanjikan charge speed yang hampir 2x dari Phantom 3 lainnya. Quicker means more money, :).

Seri Berikutnya: DJI Phantom 3 Standard

Phantom-3-standard

“Standard” hadir dengan harga paling bersahabat dibandingkan Phantom 3 lainnya. Jadi, apa yang hilang (mengingat harganya lebih murah daripada yang lain)?

DJI Lightbridge diganti dengan DJI Wifi Video Downlink

Seri standard tidak menggunakan Lightbridge untuk stream video dan FPV (First Person View), melainkan DJI Wifi. Apa dampaknya? Jarak jangkauan dimana drone mampu mengirimkan video streaming ke pilot menurun drastis. Jika Lightbridge mampu memberikan live stream meskipun berjarak 5km, DJI Wifi pada Phantom 3 Standard hanya mampu di jarak 1km.

Meski begitu, kita masih bisa menikmati tampilan 720p  @30fps di monitor ketika live streaming.

Remote Controller menggunakan Wifi

Meskipun tidak pernah dijelaskan secara detail, tersirat bahwa konektivitas drone dengan remote akan inferior terhadap DJI Phantom 3 Pro dan Advanced. Menggunakan remote controller a la Phantom 2, antara Apps di Smartphone dengan remote tersambung melalui Wifi, jadi konektivitas pun jadi tergantung kualitas wifi pada smartphone. Kemungkinan ada delay lebih tinggi dibandingkan remote yang ada pada Pro & Advanced (menggunakan kabel).

GPS Only (No GLONASS)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menggunakan dua sistem satelit memberikan rasa aman, meski begitu tidak semua orang berpikir demikian. Bagi beberapa market drone, mereka berpikir itu berlebihan dan menggunakan GPS saja cukup.

So, what? Artinya ada kemungkinan besar ketika satelit GPS mengalami gangguan untuk menangkap sinyal dari drone, kita benar-benar tidak tidak tahu posisi kamera aerial kita.

Tidak hanya itu, GPS juga digunakan saat drone sedang hover. Phantom 3 akan berusaha mempertahankan posisinya sesuai koordinat GPS saat hover: misal ada angin yang cukup kuat saat hovering, Phantom 3 akan berusaha kembali ke koordinat awal dimana dia hover.

Jadi menggunakan GPS saja bisa jadi cukup bisa jadi tidak, tergantung area yang diterbangi Phantom.

Sensor Sonar/Vision Positioning: hilang sepenuhnya

Sejatinya, yang membuat Phantom 3 adalah model yang lebih baik dari drone-drone lain adalah fitur ini. Dimana Phantom 3 mampu mengetahui 3 meter objek di bawahnya sehingga dapat hover/flying (dengan mempertahankan ketinggian di jarak aman) dan landing dengan smooth.

Dan sekarang DJI Phantom 3 Standard meniadakan fitur itu, apakah masalah besar? Nggak juga, cuma pastikan saja drone berada di area aman, kita bisa mengendalikan sepenuhnya, dan sebisa mungkin nggak mengalihkan pandangan dari drone.

Terakhir: nggak bisa ganti filter

Pasti kebanyakan dari kita ingin menggunakan berbagi filter pada drone kita, mulai dari ND, CPL, dan UV untuk hasil yang lebih “sesuai yang kita inginkan”.

Namun, jika kita fine-fine aja dengan filter bawaan Phantom 3 Standard, maka ini bukan “masalah” buat kita, ya kan?

Selebihnya…

DJI Phantom 3 Standard memiliki specs yang sama dengan Phantom 3 Advanced, hanya saja si Standard menjanjikan waktu terbang yang lebih lama meskipun itu hanya 2 menit (karena lebih ringan tanpa sensor sonar).

Now, yang paling baru: DJI Phantom 3 4K

Phantom-3-4K

Setelah mengerti semua penjelasan dari fitur-fitur pembeda pada DJI Phantom 3 Series, kita bisa mengambil gambaran tentang Phantom 3 4K jauh lebih mudah.

DJI Phantom 3 4K adalah DJI Phantom 3 Standard yang:

  1. Resolusi video-nya jadi 4K
  2. Filter-nya bisa diganti-ganti
  3. Sudah memiliki sensor sonar…
  4. (Semua tampak lebih baik kecuali ini) Resolusi video stream FPV yang hanya 480p @30fps

Kenapa kok dibandingin sama Standard? Karena mostly fitur utamanya sama, mulai dari yang masih pakai DJI Wifi, GPS Only, hingga koneksi antara Smartphone dengan remote yang masih menggunakan Wifi (belum kabel).

Kesimpulan:

Tidak ada pilihan buruk/baik untuk Phantom 3 manapun yang akan Anda beli. Semua memiliki perbedaan masing-masing yang memberikan solusi sepenuhnya sesuai kebutuhan kita.

Untuk info juga, semua DJI Phantom 3 series ini sudah mampu: Follow Me (dimana Phantom 3 akan mengikuti remote kemanapun), Point of Interest (Phantom akan mengitari satu titik tertentu secara circular), Return to home (pulang otomatis ketika baterai mau habis atau ketika kita menjalankan command tersebut), real-time kondisi baterai, perkiraan waktu terbang, dll.

Itu deh, sementara itu dulu bedanya DJI Phantom 3: Professional, Advanced, Standard, dan 4k.

Kalau sudah siap beli Phantom 3 Series ini (yang manapun modelnya) langsung klik di sini aja ya! :)

 

Next: kita akan coba nge-list FAQ untuk Phantom 3 ini. Kalau ada pertanyaan yang ingin dijawab silahkan komen saja, :)

 

Related Post

28 thoughts on “Belajar Lebih Dalam Tentang DJI Phantom 3 Series (Bedanya:Professional, Advanced, Standard, 4K)”

    1. sementara coba di daerah terbuka yang lain dulu kak… normalnya sampai 1.5km sih. Nanti kalau masih ada masalah yang sama mohon untuk discreenshot mengenai info jarak maksimal di live view…

      Akan kami bantu untuk melaporkannya ke pihak DJI, bisa jadi karena update terbaru mereka..

  1. Bole minta pntunjuk gk , tentunya agan agan ini sdah pda berpengalaman, mana yg lebih direkomendasikan jika sya harus memilh antra p.3 4k atau p.3 advc?

    1. Phantom 3 Advanced aja sih kak… sinyal lebih baik dan ada sonar di bawahnya… Lagian ngerekam video nggak butuh 4k juga sih harusnya

  2. Mau nanya gan.. Saya punya dji p 3 advan.. Sekarang koq jadi agak liar ya (tidak mau diam saat ingin di posisikan diam)?

    1. coba waktu dicharge posisikan remote dan konektornya tidur aja kak… Sering kurang masuk kalau berdiri…

  3. Mau tanya mas, itu di spesifikasi tentang “Max Conrol Distance” maksudnya CE dan FCC itu apa ya? kok jaraknya bisa beda

    1. FCC = Federal Communications Commission atau Komisi Komunikasi Federal Amerika, CE = Communauté Européenne artinya “Persesuaian Eropa”. mudah nya sih ini sertifikat kelayakan (seperti SNI) di Amerika dan Eropa. hubungan nya dengan Drone adalah baik Sertifikat FCC atau CE menerapkan Jarak Aman bermain Drone ini di angka-angka tersebut. kenapa bisa beda, yaa itu sih karna kebijakan US dan Eropa aja yang beda….semoga membantu…

      1. Oke Mas, makasih atas penjelasannya, saya pikir itu untuk kondisi settingan tertentu dari DJI nya

  4. Maaf mau nanya. Apa dari ke3 jenis seri 3 itu bisa untuk tayangan langsung semacam live video yg bisa di input ke mixer video. Walau output videonya mungkin hdmi pada controllernya

    1. halo kak taufik, sebenarnya dari ke 3 seri drone tersebut bisa saja ditampilkan secara live, namun butuh beberapa alat lagi yaitu transmitter HDMI dan recievernya, untuk sementara di plazakamera masih kosong stoknya, bisa request kak untuk memesannya, lanjut via chat CS ya kak

  5. Kak mau tanya, kok hasil vidio dan gambar dari P3,Advance saya bergaris dan kadang ada bintik bintik putihnya. Mohon bantuan kak.

    1. halo kak chrismayanto, klo hasil videonya muncul bintik” kemungkinan sih itu fliker kak, solusinya, 1). coba pakai memori yang speednya lebih tinggi, bisa varian seri ekstrim atau memori yang untuk format 4K.. 2). coba cek lagi settingan awal merekam dengan aturan ISO tidak lebih dari 1600 jika dimalam hari upayakan ketika proses pengambilan gambar perlu disertai cahaya lampu yang banyak, semoga bisa menjawab pertanyaan ya kak.. bisa chat CS kita untuk tanya lebih lanjut kak,

  6. Hy min mw tanya klo dji phantom 3pro, maen di dalam ruangan (indoor) aman gak yah
    atau harus ada fitur yang di aktifkan klo mw men di indoor

    Terrima kasih sebelumnya

    1. sebenanya tidak ada drone yang aman di indoor, selain gps tidak masuk, drone juga agak kesusahan memperhitungkan altitude dll. Hanya bergantung pada skill pilotnya kak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *