6 Cara Proteksi Fotomu di Internet

6 Cara Proteksi Fotomu di Internet

Kehadiran internet telah membuat informasi menjadi plural dan tak terbatas. Disisi lain, keberadaan internet justru membuat hal-hal yang seharusnya menjadi hak cipta menjadi bebas digunakan oleh siapapun, termasuk gambar ataupun foto karya seni.

Hak cipta foto adalah sesuatu yang penting saat ini, khususnya jika anda fotografer yang bekerja di media online dan sering membagi foto ke jejaring sosial ataupun ke situs atau website pribadi.

Sering kali kita mendengar berita tentang pencurian foto atau penggunaan foto tanpa seizin fotografernya, dan tentu hal yang menjengkelkan jika foto anda digunakan orang tanpa seizin apalagi sepengetahuan anda.

Ketika kamu memotret, foto yang kamu hasilkan akan tersimpan pada data pemotretan yang disebut metadata, metadata inilah yang akan dibawa kemanapun foto tersebut berada, metadata mencakup juga setingan kamera, lokasi (jika kamera anda memungkinkan), jenis lensa dan sebagainya.

1. Gunakan Filter Metadata

Pada menu library, klik satu foto yang ingin anda atur metadatanya, klik pada bagian
thumbnail yang muncul. Pada panel sebelah kanan di bawah Histogram, anda akan
melihat beberapa pilihan menu seperti quick develop, keyword list, metadata, dan
lain-lain. Pilihlah metadata, expand atau perluas dengan klik pada segitiga di
samping tulisan metadata.

Setelah itu anda akan melihat rangkaian informasi terkait foto anda, seperti nama
file, tanggal foto, ISO dan lainnya. Klik pada anak panah di samping keterangan itu,
contoh ‘Lens’ maka anda akan memunculkan semua foto yang diambil menggunakan lensa
yang sama dengan lensa yang tertera di keterangan itu.

2. Masukkan detail hak cipta anda !

Pada bagian seperti ISO dan Lens, anda tak bisa mengubah data yang ada, namun ada
bagian-bagian yang bisa anda ganti;contohnya copyright status, anda bisa memasukan
‘copyrighted’ jika itu hak cipta anda, atau ‘public domain’ jika semua orang bebas
menggunakannya, ada juga bagian kosong pada metadata yang bisa anda isi seperti nama
anda dan alamat.

3. Masukkan detail kontak

Agar supaya lebih banyak detail yang bisa anda masukkan pada metadata, pada bagian
yang ditunjukkan dengan anak panah merah di gambar, pilihklah IPTC, dengan begitu
anda bisa memasukan lebih banyak detail seperti creator, job title, address ataupun
kontak.

Nah pada kolom kontak anda bisa masukkan kontak yang anda inginkan, hal ini tentunya
berguna apabila ada orang lain yang ingin menggunakan foto, bisa mudah menghubungi
anda untuk kesepakatan mengenai hak cipta.

4. Buat preset metadata

Fungsi preset metadata adalah supaya mempercepat anda memasukan file metadata ke
foto. Klik pada bagian preset yang ditunjukkan anak panah merah, lalu pilih edit
preset.

Pada bagian ini akan muncul kotak besar, yang berisi baris dimana ada keterangan
masing-masing, silakan anda pilih bagian mana yang ingin anda isi, setelah semuanya
sesuai lalu simpan dengan klik Done, lalu save preset masukkan nama preset yang anda
inginkan.

Dengan begitu semua metadata yang anda inasukkan sudah tersimpan, jika ingin
memasukkannya pada foto lain, tentu anda tinggal memilih preset tadi tanpa harus
sibuk mengisi lagi.

5. Memasukkan metadata pada beberapa foto sekaligus

Untuk mempermudah anda memasukkan metadata pada banyak foto dalam satu kali waktu,
blok terlebih dahulu foto yang ingin anda masukan data metanya dengan cara tekan
shift pada keyboard, lalu pilih foto-foto mana yang ingin anda edit metadatanya.

Setelah itu klik pada preset seperti langkah 4, kemudian pilih preset yang telah
anda atur. Akan muncul kotak dialog yang berisi pertanyaan, silakan klik pada all
selected, dengan begitu semua foto yang anda pilih tadi, metadatanya akan diatur
sesuai dengan preset yang telah anda susun sebelumnya.

6. Memasukkan metadata saat mengimport foto

Disaat akan mengimpor foto, terkadang supaya cepat, kita langsung memilih tombol
import pada kanan bawah, tapi anda sebenarnya juga bisa mengatur pilihan untuk
memasukkan metadata ke dalam file foto yang anda import ke library lightroom.

Pada panel kanan di atas kumpulan folder tujuan, anda akan menemukan pilihan seperti
file handling, file renaming dan apply during import. Silakan klik pada segitiga di
samping apply during import untuk memperluas pilihan, kemudian seperti langkah
sebelumnya, pada bagian metadata anda pilih dan ganti dengan preset yang anda
inginkan, atau preset yang telah anda buat sebelumnya.

Dengan begitu ketika anda memilih tombol import, semua foto yang anda masukkan ke
library lightroom secara otomatis metadatanya akan sesuai dengan preset yang anda
pilih.

Demikian salah satu cara mengatur data hak cipta atau copyright di Adobe Lightroom.
Kiranya bisa bermanfaat bagi Anda semua dalam melindungi setiap data foto yang telah
dihasilkan dengan susah payah.

Share
Published by
Hermawan

Recent Posts

Review DJI Mavic Air 2

Entah itu beli kamera, mobil, atau mesin kopi, pasti ada aja yang kayak gini: 'bagus…

4 months ago

Tips Editing Foto Malam Hari Ampuh dan Anti Gagal Tahun 2020

Editing foto merupakan sebuah upaya susah susah gampang. Tak mudah melakukan hal tersebut, apalagi jika…

8 months ago

DJI Mavic Mini vs DJI Spark. Pilih Mana?

DJI Mavic Mini vs DJI Spark menjadi perbincangan hangat di dunia drone akhir-akhir ini. Gimana…

10 months ago

5 Spot Prewedding Atap Gedung di Surabaya

5 Spot Prewedding Atap Gedung di Surabaya Seringkali foto pre-wedding digelar di studio. Pasangan pengantin…

10 months ago

5 Mitos Umum dalam Digital Fotografi

Mitos dan kesalahpahaman bisa bertahan karena ketidaktahuan kita mengenai kerumitan Complex Physics dalam dunia digital.…

11 months ago

Review DJI Mavic Mini, Drone Termurah, Terkecil, Teringan dari DJI

Munculnya DJI Mavic Mini ini mungkin tidak lepas dengan semakin ketatnya regulasi soal drone, terutama…

11 months ago